logo


Minta Hentikan Pemblokiran, Fahri: Jangan Biarkan Orang Mengangkat Senjata

Fahri menyebut pemerintah merasa bahwa kunci dari perdamaian adalah melakukan pemblokiran

30 Agustus 2019 09:37 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Jitunews/Latiko Aldilla DIrga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) telah memutuskan untuk memblokir sementara akses internet di tanah Papua, terhitung sejak Rabu (21/8).

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, mengatakan bahwa media internasional tengah menyoroti langkah pemblokiran pemerintah tersebut. Fahri meminta Kominfo untuk menghentikan blokir dan tidak melarang orang berbicara.

"Media internasional menyorot blokir atas internet. Saya mohon @kemkominfo
menghentikan blokir media sosial dan segera mengaktifkan jalan pikiran...jangan larang orang bicara...biarkan orang menyampaikan berita apa adanya...agar kita tau apa isi hati dan kepala," ujar Fahri seperti dilansir Jitunews dari akun Twitternya, Jumat (30/8).


Makin Memanas, Jokowi Dijadwalkan Bertemu dengan Elite Papua, Kapan?

Jangan sampai ada gencatan senjata karena tidak bisa berbicara. Fahri menyarankkan untuk mendengarkan masyarakat mencurahkan isi hatinya.

"Jangan biarkan orang mengangkat senjata karena tak bisa berkata-kata, dengarkan orang bicara sampai puas, sampai keluar semua perih dan luka. Setelah itu, ajaklah rakyat bicara, rakyat itu menyimpan kearifan asal pemimpin punya ruang hati yang luas..kebaikan akan tumpah ruah," lanjutnya.

MPR Sebut Pemblokiran Internet di Papua Sama Saja dengan Kejahatan Kemanusiaan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata