logo


Fahri Hamzah ke Jokowi: Lakukan Sesuatu yang Menenangkan Jiwa Papua

Fahri mengaku sangat mengkhawatirkan kemampuan pemerintah memahami kompleksitas masalah

29 Agustus 2019 19:06 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, kembali angkat bicara menyikapi aksi kerusuhan yang terjadi di Deiyai, Papua yang mengakibatkan sejumlah korban tewas, baik dari aparat maupun warga sipil.

Dia mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berbicara dan menyampaikan sebuah rencana menghentikan rusuh akibat kasus rasisme itu.

"Pak Presiden perlu segera bertindaklah. Lakukan sesuatu yang menenangkan jiwa Papua yang tengah bergolak. Apakah Bapak belum mendengarnya?. Berarti benar, disekitar Bapak ada tembok raksasa, kuping Bapak seperti disumbat tisu basah bila tidak mendengar," ujar Fahri di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (29/8).


Satu Anggota TNI Gugur di Papua, Bamsoet: "Saya Sampaikan Duka Cita yang Mendalam..."

Dalam hal ini, Fahri mengaku sangat mengkhawatirkan kemampuan pemerintah memahami kompleksitas masalah, dan mencemaskan kemampuan mereka menggunakan mandat lama dan mandat baru dalam mengelola dinamika yang ada.

"Saya khawatir mereka anggap remeh masalah sampai kita menyesal dan tak bisa lagi menyesal. Media tidak memberitakan bukan berarti tidak ada peristiwa, dan media memberitakan bukan berarti peristiwa ada. Hari ini kita melihat apa yang sebenarnya ada dan apa yang sebenarnya fiksi belaka. Papua bergolak Pak," ujarnya.

Fahri mengingatkan bahwa Papua adalah anak kandung Republik Indonesia, bukan anak angkat, apalagi anak tiri. Maka, terimalah sepenuhnya.

"Yang melukai Papua adalah yang melukai kita. Nyatakan sakit penyesalan dan maaf, kalau ingin tetap dianggap orang tua dan saudara," pungkasnya.

Aksi Unjuk Rasa Damai di Deiyai-Papua, Berujung Anarkis

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata
 
×
×