logo


Iuran BPJS Naik, Demokrat: Pemerintah Memberi Beban Baru Lagi

Ferdinand Hutahaean merasa kasihan dengan masyarakat

29 Agustus 2019 15:20 WIB

Ferdinand Hutahean
Ferdinand Hutahean Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo akan merilis peraturan presiden mengenai kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, merasa kasihan dengan masyarakat. Menurutnya, pemerintah memberikan beban baru kepada masyarakat.

"Kasihan rakyat bangsa ini. Pendapatan ga bertumbuh, lapangan kerja susah, harga bertambah mahal, malah pemerintah memberi beban baru lagi yaitu pengeluaran iuran BPJS," ujar Ferdinand seperti dilansir Jitunews dari akun Twitternya, Kamis (29/8).


Akses Internet di Papua Diblokir, Demokrat: Akan Memicu Rasa Penasaran Dunia

"Kesehatan memang mahal, tapi kalau hanya 50 T/thn tambahan BPJS mestinya pemerintah bisa," cuit @FerdinandHaean2.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulayani menyampaikan kepada Komisi XI DPR terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Sri Mulyani mengusulkan iuran BJKN kelas Mandiri I naik 100 persen dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu per peserta per bulan mulai 1 Januari 2020 mendatang.

Polusi Udara Jakarta Belum Teratasi, Ferdinand: Kita Cuma Disuguhi Rangkaian Kata-kata Bagai Syair

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata