logo


Polusi Udara Jakarta Belum Teratasi, Ferdinand: Kita Cuma Disuguhi Rangkaian Kata-kata Bagai Syair

Ferdinand menyebut situasi ini tidak akan berubah karena tidak ada upaya untuk mengatasinya

28 Agustus 2019 20:38 WIB

Ferdinand Hutahean
Ferdinand Hutahean Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kualitas udara di Kota Bekasi, Jawa Barat, lebih buruk dari Jakarta. Data dari AirVisual hingga pukul 08.30 WIB pagi ini, Rabu (28/8), menunjukkan bahwa kualitas udara kedua kota ditandai dengan warna merah (tidak sehat).

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menyebut situasi ini tidak akan berubah karena tidak ada upaya untuk mengatasinya.

"Situasi ini tidak akan berubah karena tidak ada upaya konkret mengatasinya," ujar Ferdinand seperti dilansir Jitunews dari akun Twitternya, Rabu (28/8).


Selain Lidah Mertua, Anies Juga Tanam Bunga Bougenville untuk Atasi Polusi

Ferdinand menyebut masyarakat hanya disuguhi rangkaian kata-kata seperti syair seorang pujangga.

"Kita cuma disuguhi rangkaian kata-kata bagai syair seorang pujangga. Memanjakan telinga tapi hidung dan paru-paru tetap disesaki polusi," cuit @FerdinandHaean2.

Sebelumnya, www.airvisual.com mencatat kualitas udara Kota Bekasi, Jawa Barat, lebih buruk ketimbang Jakarta pada Rabu (28/8/2019) pagi ini.

Data AirVisual hingga pukul 08.30 WIB menunjukkan, kualitas udara kedua kota ditandai dengan warna merah (tidak sehat). AirVisual mencatat bahwa pagi ini Jakarta jadi kota besar dunia dengan polusi udara terburuk dengan tingkat kualitas udara di angka 170.

75 Persen Polusi Udara di Jakarta Berasal dari Transportasi Darat, Pemda Diminta untuk Segera Tangani

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata