logo


Akses Internet di Papua Diblokir, Demokrat: Akan Memicu Rasa Penasaran Dunia

Ferdinand menyebut akan berbahaya jika banyak yang masuk ke Papua.

28 Agustus 2019 20:09 WIB

Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat, Ferdinand Hutahaean
Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat, Ferdinand Hutahaean Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) memutuskan untuk memblokir sementara akses internet di Papua sejak Rabu (21/8).

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengatakan bahwa seharusnya Papua tidak dikurung.

"Pemerintah sebaiknya tidak mengurung Papua dengan tidak memberitakan peristiwa di sana serta membatasi internet," ujar Ferdinand seperti dilansir Jitunews dari akun Twitternya, Rabu (28/8).


Ini Alasan Kenapa Internet Papua Masih Diblokir Sampai Sekarang

Menurutnya, langkah ini justru membuat banyak orang penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi di Papua. Ferdinand menyebut akan berbahaya jika banyak yang masuk ke Papua.

"Ini hanya akan memicu rasa penasaran dunia dan akan membuat mereka tergerak masuk Papua. Ini bahaya bila terjadi," cuit @FerdinandHaean2.

Sebelumnya, Kominfo telah memutuskan untuk memblokir sementara akses internet di tanah Papua, terhitung sejak Rabu (21/8).

Bertemu Tokoh Papua, Panglima TNI: "Kami Prihatin..."

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata