logo


Semakin Transparan, Blockchain Akan Diterapkan Pada E-government

Berikut Ulasannya

28 Agustus 2019 11:07 WIB

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudianatara
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudianatara dok. Kominfo

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penerapan teknologi blockchain kini kian dimanfaatkan oleh pemerintah, salah satunya diterapkan dalam online pajak. Blockchain sangat tepat dipakai baik di sektor pemerintahan atau swasta. Pasalnya teknologi ini merupakan teknologi berbasis penyimpanan data multiselver yang dihubungkan secara aman oleh kriptograf ini, rencananya akan disiapkan pada aplikasi e-goverment, hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudianatara (27/08) pada acara Seminar Business & Economics National Conference: Blockchain & Prospek Bisnis Masa Depan di Unika Atmajaya.

“Pemerintah sedang menyiapkan e-gov, kita berpikir bagaimana menyiapkan Blockchain di aplikasi e-gov,” kata Rudiantara.

Dirinya juga menambahkan bahwa pemerintah sedang mengkaji teknologi blockchain yang akan diterapkan untuk e-budgeting.“Kenapa e-budgeting? karena tidak membutuhkan sistem diluar pemerintahan, e-budgeting itu bagaimana menyiapkan anggaran dari level desa,” imbuhnya.


Ini Cara Kominfo Siapkan Talenta Digital Indonesia

Proses e-budgeting ini akan diterapkan pada kurang lebih 75 ribu desa di Indonesia, kemudian kecamatan sekitar lima ribu, Kabupaten/Kota ada 514 dan juga 34 Provinsi. Oleh sebab itu, perlu disiapkan anggaran dari level desa secara sistematis. "Jadi, kenapa harus Blockchain itu, karena kalau sekali diterapkan tidak bisa di retrack ulang (fitur tarik pesan dalam aplikasi)", jelasnya.

“Memang di satu pihak Blockchain memberikan suatu proses yang sangat transparan, tetapi konsekuensinya dari sisi teknis, karena dia ada dimana-mana dan sekali sebar dia sama, itu konsekuensinya secara keseluruhan membutuhkan stories yang besar,” tambahnya.

Untuk mengembangkan dan menerapkan teknologi blockchain ini haruslah didukung oleh infrastruktur telekomunikasi yang baik. itulah alasan mengapa Kominfo terus fokus pada program Satelit Multifungsi dan Palapa Ring.

Guru Besar IPB Sebut Blockchain Membuat Sistem Logistik Pangan Lebih Efisien

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex