logo


Soal Mobil Baru Menteri Jokowi, PSI Bilang, "Kalau Duit Berlebih Boleh..."

Simak berita selengkapnya

28 Agustus 2019 10:25 WIB

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie.
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie ikut angkat bicara soal pembelian mobil dinas baru untuk menteri baru di kabinet Jokowi-Ma'ruf mendatang.

Meski tidak secara terang-terangan menolak dan mendukung. Ia mengatakan bahwa jika memang benar-benar butuh, boleh saja membeli mobil dinas baru. Pasalnya, tugas seorang menteri tidak boleh terganggu karena hal-hal seperti itu.

Baca Juga: Jokowi Berpotensi Menolak Perpanjangan FPI, Netizen: Berapa Banyak Uang....


Anggarkan Rp147 M untuk Mobil Menteri, Gerindra: Pemerintah Jangan Tuna Sosial

Soal Lokasi Ibu Kota Baru, BMKG Ungkap Ada Ancaman Tsunami Kiriman

"Apakah sudah layak untuk sekedar mengganti atau memang betul-betul butuh. Kalau butuh ya silakan apalagi menteri enggak boleh terganggu aktivitasnya. Sehingga enggak berfungsi jadi mengganggu produktivitasnya," ujar Grace yang juga diwartakan Suara.com (22/8).

Ia juga meminta untuk pembelian mobil dinas tersebut tidak melupakan sisi prioritas dengan melihat kondisi keuangan Indonesia.

"Artinya kalau duit berlebih boleh tapi lihat gimana kondisi kita. Apakah kita sedang kondisi berlebih? Sehingga kalau ada model terbaru kita bisa ikut. Kita kan masih punya defisit sekitar Rp20 triliun, itu saja jadi patokan," tukasnya.

Waduh, Kebiasaan Jokowi Satu Ini Tak Patut Dicontoh Lho, Kenapa ya?

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata