logo


Waduh, Kebiasaan Jokowi Satu Ini Tak Patut Dicontoh Lho, Kenapa ya?

Simak berita selengkapnya

28 Agustus 2019 09:02 WIB

Joko Widodo di Labuan Bajo
Joko Widodo di Labuan Bajo Instagram @jokowi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang dikenal dengan sosok yang dekat dengan rakyat dan selalu menyapa rakyat disetiap kesempatan.

Hal tersebut juga dilakukan oleh Jokowi saat menghadiri upacara peringatan HUT RI ke-74, Jokowi datang dengan mengendarai mobil dinas presiden terbaru, yakni limusin buatan Mercedes-Benz dengan tipe S600 Pullman Guard.

Baca Juga: Balas Kritikan Pedas Ridwan Kamil Soal Pemindahan Ibu Kota, Ini Kata Kepala Bappenas


Minim Bencana, Jokowi Resmi Pilih Kaltim Jadi Ibu Kota Baru

Pemindahan Ibu Kota Buat Jegal Anies di 2024? Ini Kata Pengamat Politik

Ia yang juga ditemani dengan Iriana Jokowi berserta Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan Mufidah Kalla terlihat jendela pintu belakang dibuka. Hal tersebut untuk memudahkan Jokowi menyapa masyarakat yang hadir dalam upacara tersebut.

Hal seperti itu tak hanya sekali dilakukan oleh Jokowi. Disetiap kunjungannya, Jokowi juga kerap kali membuka kaca mobil untuk sekedar bersalaman dan menyapa masyarakat.

Tetapi, ternyata kebiasaan tersebut tak patut dicontoh lho Kawan Jitu. Pasalnya, hal tersebut akan mengurangi fungsi dari kendaraan sebagai benteng berjalan.

Tatap Muka Langsung dengan Masyarakat Papua, Hadi Tjahjanto Minta Masukan dan Saran

Jika kaca mobil diturunkan, hal tersebut akan membuat perlindungan jadi sia-sia. Sebab, ada celah untuk peluru bisa masuk ke dalam. Maka dari itu, ada beberapa jenis mobil yang kaca jendelanya bisa dibuka sebagian.

Seperti yang telah diwartakan Viva.co.id (19/8). kaca mobil dinas presiden tidak mudah untuk dibuka tutup. Karena kacanya yang memang tebal dan berat, ditambah pintu yang dibekali dengan beragam pengaman. Hal tersebt membuat tidak banyak ruang untuk memasang alat yang bisa mengatur naik turunnya kaca.

Calon Menteri LHK Jokowi Diharapkan Seorang Rimbawan dan Petarung

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata