•  

logo


Balas Kritikan Pedas Ridwan Kamil Soal Pemindahan Ibu Kota, Ini Kata Kepala Bappenas

Simak berita selengkapnya

28 Agustus 2019 08:47 WIB

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menjawab kritikan pedas dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil soal lahan untuk ibu kota baru.

Awalnya, Ridwan Kamil mengatakan lahan yang disiapkan untuk ibu kota baru terlalu luas sehingga dianggap pemborosan. Dan efeknya, biaya untuk membangun infrastruktur juga akan membengkak.

Baca Juga: Pemindahan Ibu Kota Buat Jegal Anies di 2024? Ini Kata Pengamat Politik


Ibu Kota Jadi Pindah, Ahok Beri Kritik Menohok, "Lari dari Masalah"

Tatap Muka Langsung dengan Masyarakat Papua, Hadi Tjahjanto Minta Masukan dan Saran

"Sebagai arsitek saya melihat desain dan asumsi kota baru banyak hal-hal kurang tepat. Asumsinya lahannya terlalu luas, 200 ribu hektar untuk 1,5 juta penduduk, menurut saya boros lahannya," ujar Kang Emil sapaan akrabnya (26/8).

Menjawab kritikan tersebut, Bambang Brodjonegoro mengatakan 50 persen lahan ibu kota baru akan dibuat untuk ruang terbuka hijau.

"Luasan int 40 ribu hektar dengan pencadangan untuk pengembangan 180 ribu hektar. Lima puluh persen minimal untuk ruang terbuka hijau," ujar Bambang (26/8).

Sebagai Arsitek, Ridwan Kamil Kritik Pemindahan Ibu Kota, "Jangan Ulangi Kesalahan"

Ia menegaskan bahwa rencana pemindahan ibu kota ini sudah melalui kajian yang matang dan mengusung konsep forest city.

"Sudah, dan kota akan berkembang dalam jangka panjang, tetap dengan konsep forest city," tukasnya

Sebagai Arsitek, Ridwan Kamil Kritik Pemindahan Ibu Kota, "Jangan Ulangi Kesalahan"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata