logo


Ada 17 Blok Migas Laku Dilelang, Mana yang Paling Untung?

Dalam tiga tahun terakhir, ada 17 blok migas yang diminati investor

27 Agustus 2019 18:23 WIB

Ilustrasi Blok Migas
Ilustrasi Blok Migas Katadata

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dalam tiga tahun terakhir, ada 17 blok migas yang diminati investor selama proses pelelangan dan seluruhnya menggunakan skema fiskal baru dalam berinvetasi di sektor migas, yaitu gross split.

"Sudah 17 blok migas yang laku terjual dalam lelang sejak diterapkan Gross Split pada awal tahun 2017," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi. di Jakarta, Selasa (27/8).

Dari 17 blok migas hasil lelang tersebut, blok yang memberikan bonus tanda tangan paling besar kepada negara adalah blok West Ganal
yaitu sebesar USD 30,1 juta.


Wakil Menteri ESDM Umumkan Pemenang Penawaran Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi, Siapa Saja?

"Untuk blok baru, blok West Ganal yang memberikan bonus tanda tangan paling besar dibanding blok migas lainnya. Itu nantinya akan dicatat sebagai penerimaan negara tahun 2019 ini. Negara untung cukup baik dari blok tersebut," ungkapnya.

Sementara, dari seluruh hasil lelang tersebut, Pemerintah telah mengantongi bonus tandatangan sebesar USD 55,6 juta atau Rp806,2 miliar.

Agung merinci, jumlah keseluruhan blok yang diminati investor adalah WK Andaman I, Andaman II, Merak Lampung, Pekawai dan West Yamdena dari hasil lelang tahun 2017. Sedangkan hasil lelang tahun 2018 adalah WK Citarum, East Ganal, East Seram, Southeast Jambi, South Jambi B, Banyumas, South Andaman, South Sakakemang dan Maratua.

Tahun Ini 3 Blok Migas Sudah laku, Lelang Tahap III Masih Berjalan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata