logo


Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Ferdinand: Siapa Tau Tanah Saya Dibeli Pemerintah

Ferdinand Hutahaean ingin segera ke Penajam Paser Utara (PPU)

27 Agustus 2019 03:15 WIB

Direktur Energy Watch Indonesia (EWI) Ferdinand Hutahaean
Direktur Energy Watch Indonesia (EWI) Ferdinand Hutahaean Jitunews/Garry Talentedo Keswana

Penentuan lokasi ibu kota baru itu sebelumnya sudah dilakukan beberapa kajian yang mendalam selama tiga tahun terakhir.

"Saya menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan kajian-kajian mendalam, terutama dalam tiga tahun terakhir," ujar Jokowi.

Jokowi mengungkapkan alasannya memindahkan ibu kota ke Kaltim. Salah satunya adalah risiko bencana.


Ibu Kota Pindah, Ini 4 Catatan dari Prabowo Subianto

"Risiko bencana minimal, baik bencana banjir, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan, gunung berapi, tanah longsor," ucap Jokowi.

Kaltim Disebut Berpotensi Gempa, Demokrat: Tapi Gubernurnya Lebih Keren

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata