logo


Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Ferdinand: Siapa Tau Tanah Saya Dibeli Pemerintah

Ferdinand Hutahaean ingin segera ke Penajam Paser Utara (PPU)

27 Agustus 2019 03:15 WIB

Direktur Energy Watch Indonesia (EWI) Ferdinand Hutahaean
Direktur Energy Watch Indonesia (EWI) Ferdinand Hutahaean Jitunews/Garry Talentedo Keswana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan bahwa ibu kota negara akan dipindahkan ke Kalimantan Timur (Kaltim), yakni sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, ingin segera ke Penajam Paser Utara (PPU) siapa tahu tanahnya akan dibeli oleh pemerintah.

"Saya harus segera ke PPU nih, siapa tau tanah saya yang 100 Ha dibeli pemerintah," ujar Ferdinand seperti dilansir Jitunews dari akun Twitternya, Selasa (27/8).


Ibu Kota Pindah, Ini 4 Catatan dari Prabowo Subianto

Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi mengumumkan bahwa ibu kota negara akan dipindahkan ke Kalimantan Timur (Kaltim).

"Lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8).

Kaltim Disebut Berpotensi Gempa, Demokrat: Tapi Gubernurnya Lebih Keren

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata