logo


Wakil Menteri ESDM Umumkan Pemenang Penawaran Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi, Siapa Saja?

Ada 4 WK Migas yang ditawarkan dalam lelang blok migas tahap kedua tahun ini.

26 Agustus 2019 19:24 WIB

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar mengumumkan Pemenang Penawaran Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi (WK Migas) Konvensional Tahap II Tahun 2019.
Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar mengumumkan Pemenang Penawaran Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi (WK Migas) Konvensional Tahap II Tahun 2019. Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, mengumumkan Pemenang Penawaran Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi (WK Migas) Konvensional Tahap II Tahun 2019.

Menurutnya, ada 4 WK Migas yang ditawarkan dalam lelang blok migas tahap kedua tahun ini. Dimana dari 4 WK itu terdiri dari 3 WK Eksplorasi, yaitu Bone, Kutai dan West Ganal dan 1 WK Eks-Produksi, yaitu West Kampar.

Dari 4 WK yang ditawarkan hanya ada satu WK yang mendapatkan pemenang, yaitu West Ganal dengan pemenangnya Konsorium Eni Indonesia Limited - PT Pertamina (Persero) - Neptune Energy West Ganal B.V.


WOWS Jadi Primadona, Praktisi Migas: Kepastian Mendapatkan Minyaknya Lebih Tinggi

“Ada 4 WK, banyak yang akses data, ada sekitar 13, namun demikian setelah proses penentuan pemenangnya. Maka kita memutuskan untuk Bone tidak ada pemenang, WK Kutai tidak ada pemenang, West Ganal ada pemenang Konsorium Eni Indoensia Limited - PT Pertamina (Persero) - Neptune Energy West Ganal B.V dan WK Eks-Produksi, West Kampar tidak ada pemenang,” ujar Arcandra di Gedung Kementrian ESDM, Jakarta, Senin (26/8).

Dia mengatakan Pemenang Penawaran Wilayah Kerja Migas Konvensional Tahap II Tahun 2019 itu ditetapkan melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Migas atas nama Menteri ESDM Nomor: 0163.K/13/DJM.E/2019 pada tanggal 22 Agustus 2019

Arcandra mengungkapkan dari pemenang West Ganal, pemerintah berhasil mendapatkan bonus tanda tangan sebesar US$ 30.100.000, dan total komitmen pasti US$ 159.300.000.

“Nilai investasi komitmen pasti dari WK tersebut adalah sebesar USD 159.300.000 dan bonus tanda tangan sebesar USD 30.100.000,” tuturnya.

Dalam hal ini, Arcandra mengatakan bahwa pemerintah akan mengevaluasi kembali ketiga WK yang tidak laku yaitu Bone, Kutai dan West Kampar menjadi Wilayah Kerja Available.

Menurutnya untuk WK yang belum laku ini, pemerintah akan menawarkannya kembali pada kesempatan lelang berikutnya.

“Tiga blok lain akan kita lelang ulang dalam round ke-4 tahun ini. InsyaAllah akan kami umumkan dalam waktu dekat," pungkasnya.

Produksi Migas Menurun, WOWS Jadi Solusi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, De Sukmono