logo


Minim Bencana, Jokowi Resmi Pilih Kaltim Jadi Ibu Kota Baru

Lokasi ibu kota baru yang baru berada di tengah-tengah Indonesia

26 Agustus 2019 16:15 WIB

Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi. Biro Pers Setpres

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan bahwa ibu kota negara akan dipindahkan ke Kalimantan Timur (Kaltim).

"Lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8).

Penentuan lokasi ibu kota baru itu sebelumnya sudah dilakukan beberapa kajian yang mendalam selama tiga tahun terakhir.


Wacana Jokowi Pindahkan Ibukota Ditolak ASN: Mending Pensiun Dini

"Saya menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan kajian-kajian mendalam, terutama dalam tiga tahun terakhir," ujar Jokowi.

Jokowi mengungkapkan alasannya memindahkan ibu kota ke Kaltim. Salah satunya adalah risiko bencana.

"Risiko bencana minimal, baik bencana banjir, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan, gunung berapi, tanah longsor," ucap Jokowi.

Alasan lainnya adalah lokasi tersebut berada di tengah-tengah Indonesia, berdekatan dengan kota yang sudah berkembang serta sudah ada lahan yang dikuasai oleh negara. Jokowi juga menegaskan Jakarta tetap akan jadi prioritas pembangunan.

Pengumuman ini dilakukan setelah Jokowi menerima dua kajian yaitu soal hasil kajian struktur tanah dan dampak ekonomi dari pembangunan ibu kota baru. Sebanyak dua kajian itu diberikan oleh Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro pada Jumat tanggal 23 Agustus 2019.

Ibu Kota Pindah Ke Kalimantan, Diprediksi Ada Pensiun Dini PNS Massal

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata