logo


Ibu Kota Pindah Ke Kalimantan, Diprediksi Ada Pensiun Dini PNS Massal

Berikut ulasannya

26 Agustus 2019 11:21 WIB

Istimewa

JAKARTA - JITUNEWS.COM -  Presiden Joko Widodo dengan mantab akan memindahkan ibu kota ke pulau Kalimantan. Santer diisukan ibu kota akan pindah di Kalimantan Timur. Rencana kepindahan ini disikapi tidak begitu bagus oleh Pegawai Negri Sipil (PNS) yang ada pada instansi pusat. Kenyamanan PNS selama ini ada di jakarta sehingga mereka waspada jika menjadi orang yang "terpilih".

"Aduh, jangan sampai pindah deh. Bagaimana dengan keluarga kami. Anak-anak sudah sekolah di sini, masa mau dipindahkan lagi,” kata salah satu PNS dilansir Jitunews dari JPNN, Senin (26/7).

Keterangan tambahan dari pegawai yang tidak mau disebut namanya itu, banyak PNS akan mengajukan pensiun dini jika kepindahan ibukota ke pulau Kalimantan benar-benar dieksekusi.


Fahri Hamzah Terang-terangan Sindir Jokowi, Dulu Suka Kijang Inova, Sekarang Mobil Jerman

"Kalau pindah Kalimantan otomatis mulai dari nol lagi. Rumah kami sudah di sini, kalau harus menetap di Kalimantan mendingan pensiun dini saja," tegasnya.

Pergolakan pensiun dini sudah diprediksi Bima Haria Wibisana selaku kepala BKN. Pegawai Negri Sipil pusat akan banyak yang pensiun dini jika Jakarta bukan lagi Ibu Kota Indonesia.

"Iya itu kemungkinan besar terjadi makanya kami sangat hati-hati menerapkan kebijakan ini," ujar Bima.

Tidak memboyong semua PNS pusat ke Borneo adalah salah satu solusi. Bagi PNS dengan jabatan struktural harus dipilih untuk pindah sedangkan pegawai yang selama ini bekerja berhubungan dengan pelayanan publik tetap ada di Jakarta.

Dengan catatan PNS struktural yang terpilih dan menolak dipindahkan akan memdapatkan "resiko" tidak memdapatkan posisi awal jabatan. Tapi jika PNS tersebut mau ikut ke Kalimantan, jabatan akan tetap dipertahankan.

"Dia harus menerima jabatan apa adanya. Kalau mau, ya enggak apa-apa tetap di Jakarta," ungkap Kepala BKN.

Total Pegawai Negri Sipil di Indonesia sekitar 4,3 juta. PNS yang bekerja di instansi pusat sekitar 30 persen dari total keseluruhan PNS Indonesia. Dari 30 persen atau sekitar 1,29 juta PNS Pusat, hanya sekitar 500-600 orang yang akan terpilih ke Ibu Kota baru.

Wacana Jokowi Pindahkan Ibukota Ditolak ASN: Mending Pensiun Dini

Halaman: 
Penulis : Gun-Gun