logo


Kritik BPIP, Rizieq: Bukan Saja Pemborosan Uang Negara tapi Juga Sangat Berbahaya

Habib Rizieq melontarkan kritikan terhadap BPIP bahkan hingga harus dibubarkan

24 Agustus 2019 12:43 WIB

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq.
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq. Fpi.or.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, menyebut Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang dibentuk Presiden Joko Widodo, tidak paham hakikat dan esensi Pancasila.

Rizieq mengatakan Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia, bukan pilar negara. Ia menyebut ada pihak yang menyebut Pancasila sebagai pilar negara yang dinilai tidak paham konstitusi.

"Ironisnya justru rezim perselingkuhan antara komunis sosialis dan liberal kapitalis yang mulai berkuasa sejak reformasi laten kiri 1998, yang merasa paling NKRI dan paling pancasilais, telah dengan sengaja menggeser Pancasila yang berintikan Ketuhanan Yang Maha Esa dari dasar negara menjadi pilar negara. Dan parahnya mereka sosialisasikan pergeseran ilegal dan inkonstitusional tersebut secara sistematis melalui lembaga-lembaga tinggi negara bahkan melalui lembaga tertinggi negara," ujar Rizieq dalam milad ke-21 FPI lewat video yang disiarkan channel YouTube Front TV, Sabtu (24/8).


Tanggapi Amien Rais, Istana: Papua dan Papua Barat Jadi Program Prioritas

"Lebih parahnya lagi rezim yang tidak paham hakikat Pancasila ini telah membentuk Badan Pembinaan Ideologi Pancasila yang disingkat BPIP. Dengan anggota yang juga tidak paham esensi Pancasila tapi digaji lebih dari Rp100 juga per bulan tiap anggotanya hanya untuk menonton dagelan penghianatan pergeseran Pancasila dari dasar negara menjadi pilar negara," ujarnya.

Ia lalu melontarkan kritikan terhadap BPIP bahkan hingga harus dibubarkan. Selain membuat boros negara, Rizieq menilai juga sangat berbahaya buat eksistensi Pancasila.

"Jangan salahkan orang saat ini menyebut bahwa BPIP adalah badan penghianat ideologi Pancasila sehingga harus dibubarkan. Karena bukan saja pemborosan uang negara tapi juga sangat berbahaya buat eksistensi Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un ," ucap Rizieq.

Habib Rizieq Tuding Rezim Jokowi Dalang Dibalik Pencekalan Arab Saudi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata