logo


Gerindra Takut Indonesia Terperangkap Utang Tiongkok Gara-gara Pemindahan Ibu Kota

Andre khawatir pemindahan ibu kota negara juga menyebabkan Indonesia masuk perangkap utang Tiongkok

24 Agustus 2019 11:53 WIB

Andre Rosiade
Andre Rosiade Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade, menyebut pemerintah menyerah BPJS Kesehatan karena menghadapi masalah keuangan dan akan meminta bantuan dari Tiongkok.

Andre khawatir pemindahan ibu kota negara juga menyebabkan Indonesia masuk perangkap utang Tiongkok.

"Duhh pak @jokowi. Bagaimana kami mau dukung bapak mengenai Ibu Kota Baru. Urusan BPJS kesehatan saja, pemerintah terindikasi menyerah dan mau minta tolong sama Tiongkok," ujar Andre seperti dilansir Jitunews dari akun Twitternya, Sabtu (24/8).


Tanggapi Amien Rais, Istana: Papua dan Papua Barat Jadi Program Prioritas

"Takutnya gara-gara Ibu Kota baru, malah menyebabkan Indonesia masuk perangkap hutang Tiongkok," cuit @andre_rosiade.

Diketahui, Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan bahwa perusahaan asuransi asal Tiongkok, Ping An, menawarkan bantuan ke BPJS Kesehatan menghadapi masalah defisit keuangan.  

Bantuan tersebut bukan investasi atau semacamnya, tapi berupa perbaikan sistem di BPJS Kesehatan. Luhut menyebut hal itu sejalan dengan permintaan Presiden Joko Widodo agar BPJS Kesehatan melakukan perbaikan sistem.

"BPJS (Kesehatan) tadi itu kemarin Presiden minta kalau BPJS mungkin perlu lakukan perbaikan sistem mereka. Jadi kemarin itu Ping An tawarkan mungkin mereka bantu evaluasi sistem IT-nya," kata Luhut di kantornya, Jumat (23/8/2019).

Menteri Orba Kritik Pemindahan Ibu Kota, Fahri: Eyang Turun Tangan Menjewer Kuping Mbok ya Malu

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata