logo


Provinsi Kaltim Jadi Lokasi Ibu Kota Baru, Amankah dari Gempa Bumi?

Penasaran?

23 Agustus 2019 10:48 WIB

Kalimantan Timur
Kalimantan Timur semuatentangprovinsi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Seperti yang kita ketahui, Pulau Kalimantan jarang terjadi gempa bumi. Hal ini dikarenakan Pulau Kalimantan merupakan pulau paling aman dari ancaman bencana gempa bumi lho Kawan Jitu.

Tetapi, menurut sejarah ada provinsi di Kalimantan yang pernah mengalami gempa bumi, yakni Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang terjadi pada tahun 1984 dengan kekuatan 6,1 SR.

Baca Juga: Choky Sitohang ke UAS, "Anda Telah Keliru Mengartikan Salib, Itu Bukan Simbol Belaka"


Beredar Foto Spanduk 'Kaltim Ibu Kota RI', Gubernur: Itu Adalah Sebuah Harapan

Anggarkan Rp147 M untuk Mobil Menteri, Gerindra: Pemerintah Jangan Tuna Sosial

Bahkan beberapa kota di sisi timur Kalimantan, Balikpapan, Bontang, dan Tarakan juga kerap terkena gempa meski dengan kekuatan yang kecil. Ternyata hal ini ada penyebabnya lho. Berikut penyebab di Kalimantan Timur bisa terjadi gempa seperti yang telah diwartakan Viva.co.id (23/8).

1. Desakan Paternoster

Pada bagian timur Kalimantan, gempa disebabkan pergerakan lempeng paternoster yang terdesak ke arah bagian lempeng benua Asia.

2. Sesar Adang-Paternosfer

Sesar di kawan Tabalong dan Balikpapan, yakni Sesar Adang juga bisa memicu terjadinya gempa.

Akui Jarang Gunakan Bra, Duo Semangka: Susah di Dada

3. Dari Makassar hingga Lempeng Benua Asia

Sesar Adang-Paternosfer ini memanjang dari Makassar melawati Kuching di Pulau Kalimantan hingga menuju Natuna di Kepulauan Riau.

Pada titik Selat Makassar, sesar ini menjadi batas mikrokontinen paternosfer dengan cekungan Kutai. Makanya, dikenal dengan Sesar Adang-Paternosfer.

Dari ketiga penyebab tersebut, Sesar Adang-Paternosfer merupakan sesak normal yang mengalami reaktivasi di mana menjadi kawasan rentan gempa apabila Paternosfer mengalami pergerakan.

Maka dari itu, Balikpapan dan sekitarnya dan Tabalong kerap terjadi gempa.

Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Fadli Zon: Perbaiki Dulu Persoalan Kemiskinan

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata