logo


Benarkah Minum Air Dingin Bisa Picu Penyakit Jantung? Ini Fakta Sebenanrya

Penasaran?

24 Agustus 2019 07:00 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan pesan berantai yan menyebutkan minum air dingin bisa memicu penyakit jantung karena dapat menggumpalkan lemak.

Meluruskan kabar tersebut, seorang dokter ahli jantung dan juga dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS), dr. Tuko Srimulyo, Sp. JP, M.Kes, FIHA mengatakan pesan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Baca Juga: Anggarkan Rp147 M untuk Mobil Menteri, Gerindra: Pemerintah Jangan Tuna Sosial


Cita-cita Bocah Obesitas Asal Kawarang, Ingin Bertemu Presiden Jokowi!

Akui Jarang Gunakan Bra, Duo Semangka: Susah di Dada

Ia mengakui bahwa air dingin memang berhaya bagi penderita penyakit jantung tertentu, tapi tidak semuanya.

"Dingin, udara maupun makanan minuman, hanya tidak baik pada pasien penyakit jantung (PJ) koroner tidak stabil. PJ koroner yang stabil tidak mengapa minum dingin, pergi ke Swiss pun tidak masalah," ujar Tuko seperti  yang telah diwartakan Tribunnews.com (22/8).

Sementara itu, informasi mengenai minum air dingin bisa menyebabkan lemak dalam tubuh menggumpal merupakan mitos belaka. Tetapi, dapat menyulitkan proses pencernaan lemak.

Ungkap Kerusuhan Papua Disebabkan Faktor Kemiskinan, Sandi: Terang Saja Orang Marah

"Tidak, penggumpalan lemak dalam pembuluh darah, atau bahkan di dalam jantung akibat minum dingin, hanyalah mitos," bebernya.

"Tapi menyulitkan pencernaan lemak, sebatas di lambung dan saluran cerna. Sehingga pasien terasa kembung, begah, sensasi sesak yang timbul akibat penumpukan gas di lambung," tukasnya.

Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Ini Komentar Kocak Netizen

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata