logo


Anggarkan Rp147 M untuk Mobil Menteri, Gerindra: Pemerintah Jangan Tuna Sosial

Simak berita selengkapnya

23 Agustus 2019 09:56 WIB

Partai Gerindra
Partai Gerindra net

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi Partai Gerindra, Andy Rahmad Wijaya mengkritik kebijakan pemerintah yang menggelontorkan dana Rp147 miliar untuk membeli mobil dinas baru untuk menteri dan pejabat setingkatnya.

Andy menilai anggaran tersebut terlalu besar sehingga ia meminta pemerintah untuk tidak tuna sosial.

Baca Juga: Akui Jarang Gunakan Bra, Duo Semangka: Susah di Dada


Disebut Jadi Menteri Jokowi, Ganjar Pranowo: Supaya Pak Presiden Punya Kaki-kaki Kuat...

Ungkap Kerusuhan Papua Disebabkan Faktor Kemiskinan, Sandi: Terang Saja Orang Marah

Lebih lanjut, ia juga mengusulkan anggaran sebesar itu lebih baik untuk membantu rakyat kecil di bidang pendidikan dan membantu warga yang kekeringan.

"Pemerintah jangan tuna sosial. Anggaran 147 miliar bukan angka kecil. Anggaran itu lebih baik digunakan untuk membantu rakyat kita yang masih belum beruntung menikmati pendidikan, atau membantu warga di daerah kekeringan," ujar Andi seperti yang telah diwartakan Okezone.com (22/8).

Kemudian, ia meminta kepada pemerintah untuk mencontoh Presiden Fillipina yang mengganti mobil menterinya dari Camry ke Avanza.

Fadli Zon Tolak Masuk Kabinet Jokowi, Netizen: Syukur Alhamdullilah....

"Kalaupun mau ganti, ikuti jejak Presiden Filipina yang mengganti mobil menterinya dari Toyota Camry ke Toyota Avanza. Jadi enggak membutuhkan anggaran banyak," tukasnya.

Ini Alasan Moeldoko Jarang 'Keluyuran' Pakai Mobil Dinas

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata