logo


Buka Rakornas Humas Seluruh Indonesia, Mensos: Komunikasi Publik Jadi Kunci Keberhasilan

Simak berita selengkapnya

22 Agustus 2019 08:42 WIB

Menteri Sosial, Agus Gumiwang membuka Rakornas Kehumasan seluruh Indonesia
Menteri Sosial, Agus Gumiwang membuka Rakornas Kehumasan seluruh Indonesia Jitunews/Denys

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bertempat di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial (Kemensos), Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2019). Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita Meresmikan Rakornas Bidang Kehumasan Pemerintah Daerah dari seluruh Provinsi di Indonesia.

“Di era revolusi industri 4.0, perputaran konten informasi bergerak dengan cepat. Bagaimana mengambil manfaat dari perkembangan ini, menjadi penting untuk mendapatkan perhatian kita semua. Ini yang harus disadari humas pemerintah pusat maupun daerah,” kata Mensos.

Baca Juga: Tak Ditawari Menteri oleh Jokowi, PAN: Kita Gak Ngoyo, Gak Ada Lobi Sana-sini


Ada Korban Meninggal di Gempa Banten, Pemerintah Beri Bantuan Rp15 Juta

Penguatan sinergi kehumasan juga penting, kata Mensos, sejalan dengan tingginya dinamika dan kompleksitas tantangan dalam mempercepat agenda pembangunan kesejahteraan sosial. “Intinya pada kualitas komunikasi publik, yang menjadi kunci dari keberhasilan kinerja pemerintah,” kata Mensos.

”Ada sebanyak 26 jenis Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang harus kita layani bersama. Jadi saya kira, sudah cukup alasan bagi pusat dan daerah untuk bersinergi atau bekerja sama dalam upaya memperkuat aspek publikasi program-program pembangunan kesejahteraan sosial,” kata Mensos.

Penguatan publikasi makin dirasakan urgensinya, kata Mensos, sejalan pula dengan tren meningkatnya anggaran Kementerian Sosial khususnya dalam perlindungan sosial.

Klaim Tidak Ada Politik Uang di PKB, Netizen ke Cak Imin, "Uang di Dus Duren, Amnesia ya Min"

“Tahun 2015, anggaran Kementerian Sosial sebesar Rp22.455.120.265.000. Tahun 2018 meningkat menjadi Rp43.393.136.929.000, dan tahun 2019 meningkat menjadi Rp58.966.502.006.000,” kata Mensos.

Meningkatnya nilai bantuan sosial ini, menurut Mensos, membutuhkan pengawalan dari masyarakat, termasuk oleh media massa. Dengan memperhatikan masukan atau input dari masyarakat, bisa meningkatkan kinerja pemerintah.

“Termasuk untuk agar bantuan yang disalurkan memenuhi prinsip. Yakni 6T yakni tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat administrasi, tepat harga, dan tepat kualitas,” Mensos menambahkan.

Rakornas ini dilakukan selama tiga hari, dimulai sejak tanggal 20 hingga 22 Agustus 2019. Peserta rapat koordinasi terdiri dari 34 kepala biro humas pemerintah provinsi, 34 sekretaris dinas sosial provinsi, pejabat kehumasan hingga staf biro humas seluruh Indonesia.

Mensos Resmi Tutup Seleksi 5 Pilar Sosial Teladan 2019

Halaman: 
Penulis : Denys, Nugroho Meidinata