logo


Polresta Surakarta Gelar Acara Pisah Sambut Kapolresta Surakarta di Balai Kota

Berikut ulasannya

21 Agustus 2019 21:53 WIB

Kombes Pol Ribut Hari Wibowo
Kombes Pol Ribut Hari Wibowo Doc Jitunews

SOLO, JITUNEWS.COM - Malam ini Polresta Surakarta menggelar acara Pisah Sambut Kapolresta Surakarta dari Kombes Pol Ribut Hari Wibowo kepada Ajun Komisaris Besar Pol Andy Rifai.

Acara dibuka dengan tarian tradisional, Tari Gambyong, yang dibawakan oleh Polwan Kapolres Surakarta, sebagai tarian selamat datang.


Jika Terpilih Sebagai Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka akan Tercatat Sebagai...

Acara dihadiri oleh Wali kota Solo, F.X Hadi Rudyatmo; Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo; Ibunda dari Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi; dan juga kerabat TNI-Polri. Acara dilanjutkan dengan pemutaran video kegiatan Kombes Ribut selama bertugas.

Lepas dari jabatannya sebagai Kapolresta Surakarta, kini Ribut menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kalimantan Tengah.

"Tidak terasa hari ini saya insyaallah lulus ujian sebagai Kapolresta Surakarta. Selama 2 setengah tahun saya bersama seluruh anggota dan rekan-rekan TNI-Polri berusaha menjaga kota kita selalu aman dan kondusif," ujar Ribut dalam sambutannya, di Balai Kota, Surakarta, Rabu (21/8).

"Kita melalui hari-hari melelahkan dari segala tekanan fisik dan emosi. Selama 2 tahun masa dinas kami, saya belum pernah merasakan penugasan yang kompleks dan dinamis seperti yang sudah saya rasakan di Solo," lanjutnya.

Ribut mengibaratkan masyarakat Solo sebagai macan, karena tidak ingin kota Solo terusik.

"Saya ibaratkan masyarakat Solo ini sebagai macan yang tak ingin kotanya terusik selalu ingin menjaga dengan baik. Saya tak heran mengapa Solo menjadi kota layak paling huni di Indonesia," ujarnya.

Ribut menyebut Andy Rifai adalah sosok terbaik untuk menggantikannya menduduki kursi Kapolresta Surakarta.

"Pak Andy adalah salah satu kader terbaik untuk menggantikan saya. Saya yakin Kapolres Surakarta semakin sukses di bawah kepemimpinan Pak Andy," ungkapnya.

"Selama 2 setengah tahun kami yakin banyak kesalahan dan kekhilafan kami yang disengaja maupun tidak disengaja, saya takut kebijakan saya dianggap dzalim oleh masyarakat, saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada semua elemen dan masyarakat Kota Solo," tutup Ribut.

Empat Polisi yang Terbakar di Cianjur Dapat Kenaikan Pangkat

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma