logo


Saat Gus Dur Ubah Nama Irian Menjadi Papua, Ini Penyebabnya, "Artinya Telanjang...."

Ternyata ini penyebabnya

20 Agustus 2019 09:16 WIB

Tirto

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sebelum memiliki nama Papua, pulau paling timur Indonesia ini memiliki nama Irian Jaya. Perubahan nama tersebut digagas oleh Presiden ke-empat Indonesia, KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Hal tersebut terjadi saat lawatan Gus Dur ke Papua pada 30 Desember 1999. Pada lawatannya tersebut, Gus Dur berujar akan mengganti nama Irian Jaya. Pasalnya, Irian memiliki arti yang jelek, bahkan dalam bahasa Arab artinya telanjang.

Baca Juga: Tegaskan Tidak Akan Maju di Pilkada Surabaya, Ahok Bilang, "Tugas Saya Itu ke NTT"


Wiranto Akan Usut Dugaan Rasis yang Memicu Kerusuhan di Papua

Kasus UAS Disamakan dengan Dirinya, Ahok Bilang, "Harusnya Kalau...."

"Saya akan mengganti nama Irian Jaya menjadi Papua, alasannya?" ucap Gus Dur kala itu yang juga diwartakan Suara.com (19/8).

"Pertama, nama Irian itu jelek. Kata itu berasal dari bahasa Arab yang artinya telanjang. Dulu ketika orang-orang Arab datang ke pulau ini, menemukan masyarakatnya masih telanjang, sehingga disebut Irian."

Tak hanya itu, Gus Dur juga beralasan pergantian nama tersebut karena menurut tradisi Jawa anak yang terus sakit-sakitan akan diganti namanya biar sembuh.

Ribuan Pengacara Bersedi Dampingi UAS, Netizen Bilang, "Hanya Sebatas Penggembira Saja"

"Kedua, dalam tradisi orang Jawa kalau memiliki anak sakit-sakitan, sang anak akan diganti namanya supaya sembuh. Biasanya sih namanya Slamet, tapi saya sekarang ganti Irian Jaya menjadi Papua," tegas Gus Dur.

 

Akhirnya Polri Temukan Dua Akun Pemicu Kerusuhan di Papua

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata