logo


Tegaskan Tidak Akan Maju di Pilkada Surabaya, Ahok Bilang, "Tugas Saya Itu ke NTT"

Simak berita selengkapnya

20 Agustus 2019 09:02 WIB

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), resmi menjadi kader PDI Perjuangan (PDIP). Momen bergabungnya Ahok itu diumumkan di kantor sekretariat DPD PDIP Bali.
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), resmi menjadi kader PDI Perjuangan (PDIP). Momen bergabungnya Ahok itu diumumkan di kantor sekretariat DPD PDIP Bali. ist

SURABAYA, JITUNEWS.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menegaskan bahwa dirinya tidak akan maju di dalam Pilkada Surabaya 2020.

Hal ini dikarenakan bahwa dirinya ditugaskan oleh PDI Perjuangan untuk bertugas di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tetapi, bukan untuk maju dalam Pilkada NTT, tapi untuk membantu masyarakat NTT yang kesulitan mengakses air saat musim kemarau.

Baca Juga: Kasus UAS Disamakan dengan Dirinya, Ahok Bilang, "Harusnya Kalau...."


Ada Menteri Muda di Kabinet Jokowi, Politis PDIP Minta, "Entar Kursus Dulu"

Ribuan Pengacara Bersedi Dampingi UAS, Netizen Bilang, "Hanya Sebatas Penggembira Saja"

"Sudah saya katakan, saya tak mungkin maju ke Pilwali Surabaya. Karena partai menugasi saya mengajar di sekolah politik (PDIP), terutama soal penganggaran, dana hibah, membantu tiap daerah. Nah, sekarang tugas saya itu ke NTT," ujar Ahok di Surabaya (19/8).

"Ndak ada perintah ke arah situ (pilkada). Penugasan ke NTT pun bukan untuk ikut pilkada, jangan salah paham," sambungnya.

Sebelumnya, Ahok dikabarkan maju di Pilkada Surabaya. Bahkan, di salah satu kampung sudah ada spanduk berisi dukungan kepada Ahok untuk mengikuti pemilihan wali kota untuk mengganti posisi Tri Rismaharini.

Dilantik Jadi Ketua DPP PDIP, Tri Rismaharani Ucapkan ...

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata