logo


UAS Klarifikasi Soal Hina Salib, Netizen Bilang, "Apa, Gak Merasa Bersalah?"

Simak berita selengkapnya

19 Agustus 2019 08:27 WIB

Ustad Abdul Somad
Ustad Abdul Somad Media Indonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ustaz Abdul Somad (UAS) akhir-akhir ini membuat geger publik lantaran beredarnya video ceramahnya yang mengungkit soal hukum melihat salib, setelah mendapat pertanyaan dari catatan di selembar kertas.

Atas video tersebarnya video tersebut, UAS memberikan klarifikasi. Ceramah tersebut sebenarnya dilakukan di dalam masjid tertutup, bukan di stadion, bukan di lapangan sepakbola, bukan di tv.

Baca Juga: Chuck Ditempatkan di Rutan Cipinang, Haris Azhar: Ini Merupakan Kesalahan Besar


Ustaz Somad Merasa Dilaporkan Terkait Penistaan Agama, Polda NTT: Belum Ada Laporan

Peroleh Penghargaan MURI ke 9 Kalinya, Direksi Sritex Dapat Karangan Bunga dari Karyawan Difabel

Dan hal tersebut terjadi 3 tahun lalu di Masjid An Nur Pekanbaru yang dilaksanakan pada subuh hari Sabtu. UAS justru mempertanyakan video tersebtu, kenapa baru sekaran diviralkan sekarang. Dan ia menegaskan bahwa merasa tidak bersalah.

"Kenapa diviralkan sekarang, kenapa dituntut sekarang, saya serahkan kepada Allah SWT yang menjawab," terang UAS yang telah diwartakan Viva.co.id (18/8).

Klarifikasi UAS tersebut ditanggapi beragam oleh netizen. Ada yang mendukung dan ada pula yang menghujat. Berikut beberapa komentar netizen yang Jitunews pantau di artikel "Ustaz Abdul Somad Beberkan Fakta, Klarifikasi Soal Hina Salib" yang tayang di Babe (18/8).

Tema HUT RI ke-74, 'SDM Unggul, Indonesia Maju', Presdir Sritex: Indonesia Tetap Terdepan di Pasar Dunia

Lindatinny, Apa, tidak merasa bersalah? Ceramah itu diruanggan tertutup kenapa diupload?

Zarkasi Achmad, Umat berada dibelakangmu UAS, ini hanya mencari-cari kesalahan orang lain, internal umat Islam.

Ipung, UAS berbicara dengan keilmuan dan kami yakin a tidak pernah berniat menghina saudara sebangsa ya.

Dituding Menista Agama, Ini Klarifikasi UAS soal Salib

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata