logo


Buka ODM Undip 2019, Menko PMK Ingatkan Mahasiswa Tak Lupakan Jatidiri Indonesia

ODM tahun 2019 di Undip merupakan rangkaian kegiatan penerimaan Mahasiswa Baru

18 Agustus 2019 16:13 WIB

Menko PMK Puan Maharani membuka Orientasi Diponegoro Muda (ODM) Universitas Diponegoro (Undip) tahun 2019, Minggu (18/8)
Menko PMK Puan Maharani membuka Orientasi Diponegoro Muda (ODM) Universitas Diponegoro (Undip) tahun 2019, Minggu (18/8) Kemenko PMK

SEMARANG, JITUNEWS.COM - Menko PMK Puan Maharani membuka Orientasi Diponegoro Muda (ODM) Universitas Diponegoro (Undip) tahun 2019. Pada kesempatan itu, Menko Puan berpesan agar para mahasiswa tidak melupakan akarnya sebagai orang Indonesia.

Kepada mahasiswa baru Undip, Puan mengatakan bahwa sehebat apapun capaian seseorang, hendaknya jangan melupakan akarnya sebagai orang Indonesia. Ia juga menerangkan bagaimana Presiden Joko Widodo menetapkan penggunaan baju adat daerah setiap peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta.

"Penggunaan baju adat itu tentu untuk memperlihatkan bagaimana toleransi harus dikedepankan," ujar Puan, Minggu (18/8).


Dapat RAPBN 2020 Sebesar 242 Miliar, Kemenko PMK Fokus pada SDM Unggul & Indonesia Maju

Indonesia, terdiri dari 17 ribu pulau, 1100 bahasa dan 714 suku yang tersebar di seluruh Indonesia. "Kita semua bisa berada di sini karena kita bangsa Indonesia yang bersatu," katanya.

Atas dasar itu pula, Bhineka Tunggal Ika itu penting dan harus dijaga. Termasuk keberagaman yang harus selalu ada di setiap insan Indonesia. Adapun Pancasila, tegasnya, harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan ini pula, Menko Puan sempat berdialog dengan para mahasiswa yang berasal dari Papua, Ambon, Kalimantan Utara, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Selesai berdialog, Menko Puan sempat memberikan hadiah kepada mereka.

ODM tahun 2019 di Undip merupakan rangkaian kegiatan penerimaan Mahasiswa Baru. Sebanyak 12.000 mahasiswa-mahasiswi Undip mengikuti kegiatan ini. Turut hadir dalam kegiatan ini, Walikota Semarang Hendrar Prihadi serta Rektor Undip Yos Johan Utama beserta jajarannya.

JK: Mengubah Konstitusi Bukanlah Sesuatu Hal yang Tidak Mungkin

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata