logo


Bangun Rusun di Kalimantan Utara, Kementerian PUPR: Desember Sudah Selesai

Di tahun 2019 ditargetkan pembangunan 137 tower dengan jumlah 6.873 unit

16 Agustus 2019 22:22 WIB

Tower rumah susun sewa (Rusunawa)
Tower rumah susun sewa (Rusunawa) Kementerian PUPR

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun sebanyak 728 tower rumah susun sewa (Rusunawa) dengan total 44.893 unit dalam kurun waktu tahun 2015–2018. Di tahun 2019 ditargetkan pembangunan 137 tower dengan jumlah 6.873 unit. Pembangunan Rusunawa ini bertujuan untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), pekerja, nelayan, santri dan mahasiswa.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa pembangunan rusun tak hanya untuk MBR tapi juga diperuntukkan para Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri.

"Tinggal di rusun akan mengubah cara hidup kita. Harus banyak empati agar tinggal di rusun juga nyaman," kata Basuki dalam keterangannya, Jumat (16/8).


Tinjau Langsung Proyek Bendungan di Bogor, Menteri Basuki Beri Imbauan, "Saya Minta..."

Tahun ini, Kementerian PUPR mulai membangun Rusunawa untuk para pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Tarakan Kalimantan Utara.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi AH, berharap dengan adanya hunian vertikal ini bisa memudahkan pegawai BPK untuk melaksanakan tugasnya.

"Kami berharap pekerjaan pembangunan Gedung Mess BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara ini dapat diselesaikan dengan tepat waktu. InsyaAllah bulan Desember sudah selesai dan kualitas hasil pekerjaan pembangunan juga baik," ujar Khalawi.

Rusunawa dengan tinggi 3 lantai ini dibangun dengan kamar tipe 36. Kapasitas penghuni Rusunawa ini adalah 168 orang. Rusun akan dilengkapi dengan jalan lingkungan, jaringan air bersih, drainase, sanitasi, listrik dan setiap unitnya tersedia meubelair, yakni lemari, tempat tidur, meja, dan kursi.

Pemerintah Segera Bangun 3 Proyek Strategis di Kaltara

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata