logo


Pemerintah Segera Bangun 3 Proyek Strategis di Kaltara

Moeldoko temui berbagai pihak yang miliki kepentingan untuk dorong pembangunan kawasan intergrasi di Kalimantan Utara

15 Agustus 2019 21:41 WIB

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko S.I.P
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko S.I.P Doc Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko S.I.P menerima berbagai pihak ikhwal pembangunan kawasan terintegrasi di Kalimantan Utara, mulai dari PLTA, kawasan industri, dan pelabuhan laut internasional di Bina Graha, Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Daerah Kalimantan Utara, PT Kayan Hidro Energi, PT Adhi Karya, dan PT Pelindo IV melaporkan perkembangan kerja sama, soal proyek pembangunan PLTA di S. Kayan dan di Kalimantan Utara.

PLTA berskala besar ini, nantinya dapat mengalirkan listrik sebesar 9.000 MW. Secara terpadu PLTA ini juga diintegrasikan dengan kawasan industri dan pelabuhan.

“Tugas Kantor Staf Presiden untuk mengawal jalannya proyek strategis nasional tersebut,” tandas Moeldoko.

Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menyampaikan, nantinya akan dibangun 5 bendungan. Dengan kapasitas listrik terpasang, mulai dari 900 MW, 1.800 MW, dan 3.200 MW dan akan menjadi PLTA terbesar di Indonesia, setelah PLTA Asahan yang berkapasitas 600 MW.


Optimalkan Tugas, Ini Daftar Perwira TNI yang Dimutasi dan Promosi Jabatan

Proyek yang diinisiasi oleh PT Kayan Hidro Energi ini sudah digagas sejak 2009, sampai akhirnya pada Oktober 2018 ditandatangani kerja sama antara Kayan Hidro Energi dengan China Power.

PT Pelindo IV ditunjuk untuk membangun infrastruktur pelabuhan, sedangkan PT Adhi Karya bakal menggarap konstruksi.

“Di lokasi tersebut telah disiapkan 12.000 hektar lahan dan sedang proses rekomendasinya oleh Bupati Bulungan,” ungkap Irianto.

Kembangkan Keuangan Syariah Guna Tingkatkan Ekonomi Indonesia

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma