logo


Mentan Tutup Panen Padi Sambil Tanam Jagung Perdana di Riau

Lahan yang telah ditanami padi saat ini mencapai 4.675 Ha dengan produksi beras 23.370 ton per tahun

10 Maret 2015 13:33 WIB

panen raya
panen raya

JAKARTA, JITUNEWS.COM -Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, melakukan tutup panen padi masa tanam 2014/2015 di desa Sungai Tengah, Sabak Auh, Siak, Riau, dengan didampingi oleh pelaksana tugas (Plt) Gurbenur Riau, Arsyad Juliandi Rachman.

Mentan menanam padi lokal yang bernama padi rotan di daerah yang merupakan wilayah tadah hujan ini, padi rotan ini memiliki umur pertanaman selama enam bulan. Kabupaten Siak sendiri memiliki luas persawahan potensial sebesar 16.758 Ha dengan mengandalkan sumber air baku tadah hujan. Selain Sabak Auh, terdapat juga kecamatan yang potensial untuk diandalkan meningkatkan potensi padi dimasa mendatang yaitu di Bunga Raya, Sungai Mandau dan Sungai Apit.

Lahan yang telah ditanami padi saat ini mencapai 4.675 Ha dengan produksi beras 23.370 ton per tahun, hanya sekitar 47 persen dapat memenuhi kebutuhan penduduk masyarakat kabupaten Siak yang jumlah penduduknya saat ini sebanyak 471.330 jiwa.


Rayakan Natal Bersama ASN, Mentan Ajak Jadi Pelopor Pembangunan Pertanian

Untuk memenuhi kekurangan kebutuhan beras, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah yaitu dengan melakukan penyediaan air baku, manajemen pola tanam, penyediaan petani penggarap, jalan usaha tani dan pencanangan lahan baru.

Melihat keadaan tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan untuk Kabupaten Siak dengan 1.000 Ha irigasi. Sampai saat ini, Kabupaten Siak telah merealisasikan bantuan tersebut seluas 364 ha. Selain itu, Kementan juga memberikan bantuan traktor untuk Siak sebanyak lima unit.

Selain itu, Amran juga menjanjikan, jika upaya khusus ini dapat dilakukan di Siak sampai dengan bulan April dengan hasil yang baik, maka Kementan akan menambahkan kuantitasnya. "Pak Bupati, kalau ini selesai sampai April, akan kami akan kirimkan traktor, alsintan dan pompa semuanya 50 unit", ungkap Amran.

Namun jika tidak terealisasi, Mentan menegaskan, maka bantuan berikutnya untuk Siak akan diserahkan ke daerah lain. Selain itu, Mentan juga memberikan optimasi lahan seluas 500 Ha, dan akan memberikan tambahan lagi sebanyak 1.000 Ha untuk optimasi. Bantuan untuk komoditas jagung 2.000 Ha gratis benih dan pupuknya. Bantuan untuk sapi ada 400 inseminasi buatan (IB), dan diharapkan 70% keberhasilannya oleh Mentan.

Didalam kesempatan tersebut Mentan menyatakan untuk bantuan yang barasal dari refocusing anggaran dan APBNP, Riau akan mendapatkan tambahan sebanyak jaringan irigasi sebanyak 50.000 Ha, optimasi 11.000 Ha dan komoditas jagung 16.000 Ha.

Mentan Minta Penegak Hukum Tangkap Pelaku Pengalihfungsian Lahan Pertanian

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin, Ali Hamid