logo


Harga Emas Catatkan Rekor Baru, Bitcoin Malah 'Terjun Bebas'

Resesi ekonomi global menjadi sentimen kenaikan harga emas dunia. Namun sentimen ini ternyata tidak berpengaruh pada harga Bitcoin yang dijuluki emas digital.

15 Agustus 2019 11:54 WIB

Ilustrasi Bitcoin - Internet
Ilustrasi Bitcoin - Internet

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk dijual di posisi Rp759 ribu per gram pada Kamis (15/8). Angka itu naik Rp5.000 dari Rp754 ribu per gram pada Rabu (14/8).

Begitu pula dengan harga pembelian kembali (buyback) meningkat Rp5.000 dari Rp682 ribu per gram menjadi Rp687 ribu per gram. Merebaknya isu resesi ekonomi global menjadi sentimen kenaikan harga emas dunia.

Namun sentimen ini ternyata tidak berpengaruh pada harga Bitcoin yang dijuluki emas digital.


Ingin Baterai Smartphone Kamu Awet Seharian? Begini Caranya

Pada perdagangan hari Kamis (15/9) pukul 09:00 WIB yang dilansir dari CNBC Indonesia, harga emas kontrak pengiriman Desember di bursa New York Commodity Exchange (COMEX) menguat 0,29% ke level US$ 1.532,2/troy ounce (Rp 689.736/gram).

Pada posisi tersebut, harga emas merupakan yang tertinggi sejak April 2013 atau enam tahun lalu.

Ketakutan investor akan kondisi perekonomian global kembali mencuat setelah melihat data imbal hasil (yield) dari obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS).

Pada dini hari tadi, yield obligasi pemerintah AS tenor 2 tahun ada di level 1,974%. Sementara yang bertenor 10 tahun sebesar 1,5826%. Dari data tersebut terlihat bahwa yield obligasi jangka pendek (2 tahun) lebih tinggi ketimbang jangka panjang (10 tahun), atau biasa disebut dengan inversi.

Reli kenaikan harga emas berbanding terbalik dengan harga Bitcoin. Mengutip Coindesk, dalam seminggu terakhir harga Bitcoin malah dalam tren menurun.

Hari ini (15/8) pukul 10.00 WIB, harga Bitcoin di kisaran US$10.043,19 per koin atau setara Rp 140,6 juta. Dalam 24 jam terakhir harga Bitcoin sudah jatuh 5,72%. Artinya, investor sudah mencatatkan kerugian US$ 609,89 atau setara Rp 8,54 juta.

Fakta ini menunjukkan Bitcoin belum bisa disebut sebagai emas digital. Pasalnya, Bitcoin belum dijadikan aset save haven ketika banyak investor memilih menghindari aset-aset berisiko.

Pengguna Android Bisa Nikmati Fitur Fingerprint di WhatsApp, Begini Caranya

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu