logo


Bahaya yang Dapat Terjadi Jika Makan Terlalu Cepat

Seberapa cepat Anda mengunyah atau menelan makanan?

15 Agustus 2019 11:46 WIB

ilustrasi
ilustrasi
dibaca 766 x

Seberapa cepat Anda mengunyah atau menelan makanan? Pernahkah Anda memperhatikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk makan?

Untuk menghabiskan satu porsi makanan berat setidaknya Anda membutuhkan waktu kira-kira 20 menit. Sedangkan jika Anda menghabiskan satu porsi makanan dalam waktu kurang dari 10 menit, berarti Anda makan terlalu cepat.

Ternyata hal sepele tersebut berpengaruh besar dalam kondisi kesehatan. Terdapat fakta bahwa makan terlalu cepat bisa merugikan kesehatan. Berikut adalah beberapa bahaya makan terlalu cepat yang bisa Anda alami.


Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Biji Selasih Bermanfaat untuk Obati...

1. Mempengaruhi kerja metabolisme

Makanan yang tidak dikunyah atau dikonsumsi hingga lembut akan membuat lambung dan usus bekerja lebih keras. Hal ini tentu membuat metabolisme tubuh menjadi berat dan zat gizi yang diserap dalam tubuh menjadi lebih lama.

Efek makan terlalu cepat ini akan sangat berpengaruh pada fungsi kerja sistem dan organ tubuh. Gangguan fungsi lambung jika terus dilakukan dalam jangka waktu yang panjang, misalnya lambung menjadi sering mengalami peningkatan asam lambung atau usus mengalami gangguan fungsi usus.

2. Tersedak

ilustrasi

Makan terlalu cepat dapat membuat Anda tersedak karena sistem dan organ tubuh belum mampu mengolah makanan dengan sempurna namun makanan terus dikonsumsi dengan terburu-buru.

Kondisi ini cukup berbahaya, karena jika tidak segera mendapat penanganan yang tepat tubuh bisa mengalami gangguan pernapasan.

3. Asupan kalori dalam tubuh meningkat

Mereka yang makan terlalu cepat memiliki asupan kalori yang lebih tinggi. Rangsang kenyang di otak menjadi lebih lambat menerima sinyal kenyang karena zat gizi diserap lebih lama. Hal ini membuat rangsang kenyang di otak belum memberi sinyal kenyang padahal asupan zat gizi dalam tubuh sebenarnya sudah cukup, hanya saja belum diserap sempurna. Kondisi inilah yang menyebabkan asupan kalori dan zat gizi dalam tubuh menjadi berlebihan.

Makanan yang tidak dikunyah dengan halus sehingga metabolisme menjadi berat dan penyerapan zat gizi menjadi lebih lama.

4. Obesitas

ilustrasi

Hal ini biasanya kurang disadari karena merupakan efek jangka panjang dari kebiasaan cara makan yang kurang baik yaitu terlalu cepat. Dalam jangka panjang, bahaya makan terlalu cepat dapat menyebabkan kegemukan atau obesitas. Kondisi ini tentu saja disebabkan asupan kalori berlebihan secara terus menerus, baik saat waktu makan utama maupun saat camilan berat.

5. Sindrom metabolik

Sebuah penelitian mengungkapkan, bahaya makan terlalu cepat juga dapat menyebabkan terjadinya sindrom metabolik. Efek makan terlalu cepat ini berkorelasi dengan kenaikan berat badan yang lebih besar, gula darah yang lebih tinggi, kolesterol jahat, dan ukuran pinggang yang lebih besar.

Makan terlalu cepat dua kali lebih mungkin mengembangkan sindrom metabolik dibandingkan dengan mereka yang makan dengan kecepatan normal.

6. Diabetes, Jantung dan stroke

Seperti penjelasan sebelumnya, bahaya makan terlalu cepat adalah mengembangkan sindrom metabolik. Hal ini juga memicu timbulnya penyakit stroke dan jantung. Beberapa faktor yang meningkatkan sindrom metabolik seperti tekanan darah tinggi, defisiensi kolesterol HDL, dan kenaikan berat badan.

Sebuah penelitian lain mengungkapkan, efek makan terlalu cepat bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 hingga 2,5 kali lipat. Kadar insulin dan gula yang tinggi berisiko meningkatkan risiko resistensi insulin.

7. Asam lambung

ilusrasi

Makanan yang dengan cepat dan dalam jumlah besar mengalir ke perut dapat menyebabkan penyakit asam lambung. Kondisi ini bisa menyebabkan sensasi terbakar. Komplikasi yang bisa terjadi seperti mulas, mual, sakit perut, kesulitan menelan, penyempitan kerongkongan, tukak, hingga pendarahan.

Bagi Anda yang mempunyai penyakit asam lambung, minumlah satu teguk air setiap kali Anda mengunyah makanan.

Beberapa diatas adalah dampak yang dapat timbul akibat makan terlalu cepat yang harus Anda waspadai. Pada akhirnya, makan lebih lambat bisa membuat perut menjadi lebih cepat kenyang dan lebih menikmati makanan.

Ditulis oleh: Rizky Pratama

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Jokowi Umumkan Lokasi Ibu Kota Baru 16 Agustus, Ini Harapan Sebenarnya Rakyat

Halaman: 
Admin : Aurora Denata