logo


Kembangkan Keuangan Syariah Guna Tingkatkan Ekonomi Indonesia

Taufiq Hidayat menyampaikan untuk mempercepat, memperluas, dan memajukan pengembangan keuangan syariah dalam rangka mendukung pembangunan.

15 Agustus 2019 10:28 WIB

Direktur Bidang Hukum, Promosi dan Hubungan Eksternal KNKS, Taufiq Hidayat
Direktur Bidang Hukum, Promosi dan Hubungan Eksternal KNKS, Taufiq Hidayat

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bertempat di Gedung Permata Kuningan, didepan awak media Direktur Bidang Hukum, Promosi dan Hubungan Eksternal KNKS, Taufiq Hidayat menyampaikan untuk mempercepat, memperluas, dan memajukan pengembangan keuangan syariah dalam rangka mendukung pembangunan.

KNKS juga berperan untuk menyamakan persepsi dan mewujudkan sinergi antara para regulator, pemerintah, dan industri keuangan syariah untuk menciptakan sistem keuangan syariah yang selaras dan progresif untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Sisi demand itu yang kita siapkan, artinya sambil kita menyadari bahwa lebih dari 80 persen penduduk kita beragama islam yang punya preferensi ke sana," kata Taufiq.


Terpilih Kembali Sebagai Ketum RKIH, Kris Budiharjo Usulkan Suharno Jadi Menteri Pertanian

Taufiq mengatakan KNKS telah menandatangani Nota Kesepahaman juga Perjanjian Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTk) untuk pengembangan produk berbasis syariah. Nantinya, peserta BPJSTk dapat memilih preferensi pengelolaan secara umum maupun syariah.

"BPJSTk sudah Rp 90 triliun yang tergolong investasi syariah seperti SBSN dan saham," ucap Taufiq.

Kedepannya kebutuhan BPJSTK pada instrumen syariah akan meningkat seiring dengan adanya kebutuhan investasi dari dana peserta. Taufiq menilai ini hal ini dapat menjamin keterkaitan antara pasar uang, pasar modal, dan sektor rillnya, harus bersinergi tidak terpisah .

Apresiasi Program Rumah Jambu RKIH, Suharno akan Gandeng Lapas

Halaman: 
Penulis : Denys, Kesdik Bayu