logo


Terpilih Kembali Sebagai Ketum RKIH, Kris Budiharjo Usulkan Suharno Jadi Menteri Pertanian

Kris berkomitmen RKIH harus menjadi rujukan organisasi kemasyarakatan dan partai politik di Indonesia.

14 Agustus 2019 23:38 WIB

Kris Budiharjo, Ketua Umum RKIH periode 2019-2024.
Kris Budiharjo, Ketua Umum RKIH periode 2019-2024. Doc Jitunews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kris Budiharjo kembali terpilih sebagai Ketua Umum Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) periode 2019-2024.

Pemilihan ini dilakukan secara musyawarah mufakat dalam Musyawarah Nasional (Munas) RKIH di Grand Cempaka Hotel, Jakarta, Rabu (14/8).

Dalam sambutannya, Kris berkomitmen RKIH harus menjadi rujukan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan partai politik di Indonesia.


Sebut UMKM Jadi Penopang Ekonomi Nasional, Kemenkop: Inilah Tugas dan Tantangan Kita Semua

Menurutnya, meski RKIH tidak bekerja dalam bidang politik, namun kader kadernya banyak dari latar belakang politisi yang dikenalkan dengan kenyataan hidup, yang mana hidup itu harus sejahtera. Oleh karena itu, kader-kader RKIH harus membangun bisnis.

“Sejahtera harus punya uang, bagaimana agar kader itu membangun bisnis, itu yang paling penting,” tegas Kris Budiharjo.

Atas dasar itu, Kris akan membangun sebuah Perseroan Terbatas (PT) yang disebut Kreasi Binapas. Dimana dalam bisnis pertamanya ini RKIH akan membangun Rumah Jambu Indonesia yang fokus kepada jambu biji kristal.

“Kami berfikir bukan koperasinya yang kita bangun, tapi langsung membuat PT yang disebut Kreasi Binapas sebagai langkah awal bisnisnya RKIH adalah jambu yaitu rumah jambu. Nanti kita akan buat rumah jambu Indonesia, rumah nanas Indonesia dan lain sebagainya,” jelasnya.

Kris berpendapat salah satu cara mengentaskan kemiskinan adalah dengan membangun petani jambu. Pasalnya, harga jambu biji kristal ini cukup tinggi di pasaran.

“Jambu biji kristal ini terkenal dengan nama jambu bangkok. Salah satu untuk pengetasan kemiskinan adalah membangun petani jambu yang panen tiap hari di Jawa Timur. Harga di supermarket Rp35.000- Rp38.000/kg,” kata dia.

Lebih jauh, Kris mengatakan Rumah Jambu ini berbeda dengan PT. Rumah Jambu ini nantinya akan lebih fokus kepada kegiatan-kegiatan penelitian yang akan melibatkan badan penelitian pertanian.

“Dan Rumah Jambu ini insyaAllah akan dipimpin oleh pakar pertanian RKIH yaitu Suharno,” ungkapnya.

Kris berkeyakinan dalam satu bulan kepemimpinannya di RKIH, Rumah Jambu ini akan terealisasi.

“Dan saya juga berharap tim ini akan dipimpin Suharno dan dewan pakar tentang bagaimana revolusi pertanian termasuk perternakan tumbuh berkembang di Indonesia. Dan akan kita sampaikan kepada Presiden atas nama RKIH, supaya Suharno dipercaya sebagai Menteri Pertanian,” pungkasnya.

Repnas Adakan Syukuran dan Pembubaran, Jimmy Soegiarto: Marilah Kita Merajut Persatuan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, De Sukmono