logo


Tuding Anies Baswedan Plin-plan, Adian Napitupulu: Bagaimana Dia Konsisten dalam Tindakan?

Simak berita selengkapnya

14 Agustus 2019 18:30 WIB

Politisi PDIP Adian Napitupulu.
Politisi PDIP Adian Napitupulu. Jitunews/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu menuding Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan plin-plan. Kritikan tersebut ia sampaikan saat menjadi bintang tamu di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One (13/8).

Awalnya, Adian mengkritik kebijakan Anies soal menambah trotoar yang dinilai bisa mengurangi kemacetan kendaraan bermotor dan polusi udara di Jakarta.

Baca Juga: Akui Punya Burung Baru, Netizen ke Lucinta Luna, "Burung Lamanya Kemana Kak?"


Tanggapi Krisis di Jakarta, Ferdinand: Inikah Cara Membuat Bahagia Warganya?

Lagunya Hits, Kumalasari Ingin Konser ke Luar Negeri, Netizen: Ya Allah, Selamatkan Kami dari Bullyan Dunia

"Salah satu tidak menjadi solusi misalnya menambah besar jalur trotoar sehingga kemacetan berkembang di mana," ujar Adian.

Ia bahkan mencontohkan wilayah Kemang di Jakarta Selatan di mana ruas jalan tersebut dikurangi untuk trotoar sehingga malah menambah kemacetan.

"Kemang, misalnya. Jalannya diambil hampir 1,5 meter kiri dan kanan. Yang tadinya bisa menjadi 3 sampai 4 jalur, kini menjadi 2 jalur. Kemacetan pun semakin berkembang," imbuhnya.

Gak Sepakat dengan Rencana PNS Kerja di Rumah, JK: di Kantor Aja Kadang Gak Disiplin

Kemudian,  ia juga menyinggung soal kebijakan pulau reklamasi. Di mana awalnya Anies menolak adanya reklamasi, tetapi justru saat ini mendukung.

"Soal dilema pulau reklamasi, semua rakyat tahu. Kok (Anies) semacam plin plan ya. Dulu nggak boleh, sekarang boleh. Dulu katanya itu pulau, sekarang dibilang tidak ada pulau reklamasi, adanya pantai reklamasi," paparnya.

"...kan kita jadi bingung, lho kok tidak konsisten dalam definisi dan dalam kata-kata. Bagaimana dia konsisten dalam tindakannya?" tukasnya.

Ganjil Genap Diperluas, Demokrat ke Anies Baswedan, "Kebijakan Pemalas"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata