logo


Ganjil Genap Diperluas, Demokrat ke Anies Baswedan, "Kebijakan Pemalas"

Simak berita selengkapnya

14 Agustus 2019 13:40 WIB

Anies Baswedan
Anies Baswedan

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean kembali mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang memperluas kebijakan ganjil genap untuk kendaraan bermotor.

Menurut Ferdinand, kebijakan yang dibuat oleh Anies adalah kebijakan pemalas. Bahkan, dia menyindir cara Anies tersebut merupakan cara membahagiakan warga Jakarta dengan pembatasan hidup.

Baca Juga: Diminta Jadi Gubernur NTT, Ahok Bilang, "Tinggal Diaduin Aja Mana yang Terbaik"


Protes Ganjil Genap, Demokrat Beri Solusi ke Anies Baswedan

Baru 2 Hari Dilantik, Dirut PLN Kena Marah Jokowi, JK Sindir, "Cobaan Awal, Baru Belajar"

"Membuat warga Jakarta Bahagia menurut @aniesbaswedan adalah dengan cara membatasi hidup warganya. Makanya ganjil genap menjadi solusi atasi macet," tulis Ferdinand melalui laman Twitternya (13/8).

"Supaya bahagia harus punya dua mobil dengan plat nomor ganjil dan genap. Kebijakan pemalas," tegasnya.

Ia juga membandingkan kebijakan tersebut dengan kebijakan 3 in 1. Menurutnya, 3 ini 1 lebih baik karena tidak melakukan pembatasan pada pengguna jalan.

Kabarkan Kondisi Terakhir Ibundanya, SBY Sampaikan, "Kami Mohon Doa"

"Beda dengan ganjil genap yang membatasi, sementara pemilik mobil membayar pajak penuh 100 persen," tukasnya.

Demokrat Ingin Gabung Jokowi, NasDem: Pasti Punya Keinginan Join di Kabinet

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata