logo


Ajak Milenial Dukung Pelestarian Elang Bondol, Pertamina Gelontorkan Lebih Rp1 Miliar

Elang Bondol menjadi hewan endemik yang dilindungi UU No.5 Tahun 1990 dan diatur dalam PP No.106 Tahun 2018

14 Agustus 2019 09:36 WIB

Kandang Elang Bondol (Haliastur Indus) di Pulau Kotok
Kandang Elang Bondol (Haliastur Indus) di Pulau Kotok Pertamina

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pulau Kotok merupakan salah satu pulau di gugusan Kepulauan Seribu yang berada di gugusan paling utara dari Jakarta. Di pulau ini, terdapat 29 Elang Bondol (Haliastur Indus), yang juga merupakan satwa maskot Provinsi DKI Jakarta.

Hewan endemik dengan ciri khas warna putih pada kepala hingga sebagian dada ini terancam punah, bahkan sudah jarang terlihat di Kepulauan Seribu. Karena itu, Elang Bondol menjadi hewan endemik yang dilindungi UU No.5 Tahun 1990 dan diatur dalam PP No.106 Tahun 2018.

Melihat populasinya diambang kepunahan, lembaga Jakarta Animal Aid Network (JAAN) melakukan konservasi Elang Bondol sejak tahun 2005. Program yang dilakukan yakni Sanctuary (suaka) bagi Elang Bondol, dengan kondisi fisik beragam.


Jelajah Merah Putih, Pertamina dan Komunitas Otomotif Napak Tilas Sejarah Proklamasi

Pada tahun 2017, PT Pertamina (Persero) turut menggandeng JAAN untuk menjaga populasi Elang Bondol. Melalui Terminal BBM Jakarta Group, Pertamina mendukung konservasi satwa yang dijuluki ‘layang-layang sang Brahma’ tersebut dengan menyokong dana perawatan hingga lebih dari Rp1 miliar hingga saat ini. Sebagiannya merupakan dana yang dihimpun dari pendaftaran kegiatan Ecorun 2018, sebesar lebih dari Rp500 juta.

Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina, Dewi Sri Utami, menjelaskan bahwa bantuan Pertamina diwujudkan dalam beberapa kegiatan diantaranya renovasi kandang elang, pembangunan gapura (pintu masuk) 'Pusat Sanctuary Elang Bondol', dan perawatan.

“Komitmen kami terhadap pelestarian maskot ibukota Jakarta Elang Bondol masih berlanjut hingga saat ini, sebagai wujud kepedulian kami terhadap keberlanjutan lingkungan dan rantai makanan,” ujar Dewi dalam keterangannya, Rabu (14/8).

Untuk menuju Pulau Kotok, harus menempuh perjalanan sekitar 60 menit menggunakan kapal cepat dari penyeberangan di dermaga Marina Ancol ke dermaga Pulau Kotok.

Setibanya di pulau, pengunjung akan disambut dengan kandang raksasa bertuliskan 'Sanctuary', yakni kandang berisi beberapa Elang Bondol yang ‘cacat’ sehingga tidak bisa dilepasliarkan lagi.

Pemadaman Listrik, Beberapa SPBU di Jakarta Ditutup Lebih Awal

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata