logo


Maman Imanulhaq, Sosok Kiai Anak Jalanan

Kang Maman berupaya merangkul anak jalanan menjadi santrinya dengan mengajak bermain musik dan ilmu bela diri

13 Agustus 2019 16:51 WIB

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq.
Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dewan Syura DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH. Maman Imanulhaq Faqih dikenal sebagai kiai anak jalanan.

Sebutan itu disematkan kepada Kang Maman sebagai pengasuh pondok pesantren Al-Mizan Ciborelang, Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, yang juga mengasuh anak-anak jalanan.

Maman ingin anak-anak jalanan menjauhi hal-hal yang terlarang, seperti minuman keras dan narkoba. Ia tidak ingin mereka melupakan nilai-nilai agama. Hal itulah yang Maman mengasuh anak-anak jalanan.


Adjeng Ratna Suminar, Sosok Perempuan dan Politisi Tangguh

Pria yang disebut bakal menjadi menteri agama ini memiliki gaya ceramah yang berbeda, yakni penuh humor dan berpihak pada kaum lemah. Kang Maman juga berupaya merangkul anak jalanan menjadi santrinya dengan mengajak bermain musik dan ilmu bela diri.

Lewat mmusik, ia ingin mereka memahami kehidupan dan keagamaan. Meski awalnya mengalai kesulitan, seiring berjalannya waktu banyak anak jalanan yang tertarik untuk menjadi santrinya.

"Kenapa mereka membasuh wajah? Kita ajarkan kepada mereka supaya wajah ini mengeluarkan cahaya, yaitu optimisme lalu senyum yang ceria demi masa depan, serta rasa malu. Mereka jadi tahu oh wudhu tidak sekedar membasuh wajah tetapi melahirkan optimisme," ujar Maman seperti dilansir dari Liputan6, Selasa (13/8).

Tak hanya diajarkan nilai agama, anak-anak jalanan juga diajari cara berkebun dan berternak. Mereka melakukan kegiatan tersebut tanpa adanya paksaan.

Bagi Maman, menjadi kiai bukan hanya mengajarkan ilmu agama atau berdakwah, tapi menjadi contoh konkrit seharusnya mengajak seseorang untuk mengenal Tuhannya.

"Biarkan apa yang ada potensi mereka dikembangkan lalu kami ingin sekedar menyertai mereka dalam konteks musik yang kita mengisi dengan syairan-syairan shalawat bernilai agamis," ungkap Maman.

Mengukur Jurkam Seleb Cagub DKI, Koalisi Mana Lebih Kuat?

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata