logo


Komisi I Berharap UU KKS Jadi Payung Hukum Terkait Cyber

Evita mengatakan tidak perlu terlalu tergesa-gesa dalam mengesahkan RUU KKS

13 Agustus 2019 15:53 WIB

Anggota Komisi I DPR RI, Evita Nursanty
Anggota Komisi I DPR RI, Evita Nursanty Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR RI, Evita Nursanty, mengatakan ancaman cyber adalah persoalan yang harus diantisipasi, oleh karena itu keberadaan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) sangat dibutuhkan.

“Kita semuanya setuju pasti, bahwa undang-undang cyber ini sangat dibutuhkan, apalagi melihat dinamika saat ini, bahwa ancaman Cyber bukan merupakan masalah yang kecil tetapi masalah besar, yang harus apa namanya lagi difokuskan oleh pemerintah kita ke depan,” ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (13/8).

Kendati demikian, Evita mengatakan tidak perlu terlalu tergesa-gesa dalam mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) KKS, pasalnya masih banyak hal yang harus dikoordinasikan antara stakeholder terkait.


Kedaulatan Telekomunikasi Pemerintah dalam Rangka Mewujudkan Keamanan Informasi Nasional

“Setelah saya baca undang-undangnya, saya lihat konteksnya, substansinya sepertinya kita harus lebih mendalami terhadap RUU yang ada, itu pandangan saya pribadi,” katanya.

Dia berharap UU KKS ini kedepan menjadi payung hukum dari semua aspek yang berhubungan dengan cyber di Indonesia.

“Saya punya alasan, saya berharap undang-undang cyber, cyber itu kan keamanan dan ketahanan cyber, itukan cakupannya luas. Saya berharap undang-undang cyber ini, keamanan dan ketahanan cyber ini menjadi payung hukum,” pungkasnya.

DPR Desak Pemerintah Segera Ajukan Draft RUU Perlindungan Data Pribadi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata