logo


Ganjil Genap Diperluas, Demokrat ke Anies Baswedan: Anda Telah Dzalim

Ferdinand Hutahaean menyebut perluasan ganji genap adalah kebijakan pemalas

13 Agustus 2019 11:48 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sejumlah ruas jalan baru di Jakarta akan dikenakan mekanisme ganjil genap. Langkah ini dilakukan guna mengurangi kepadatan kendaraan bermotor dalam rangka menekan angka polusi di Jakarta.

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menyebut langkah tersebut adalah kebijakan pemalas. Ferdinand menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dzalim.

"Kebijakan Pemalas..!! Lantas yg berada di kawasan Cempaka Putih, Pulo Mas, Kelapa Gading yang ingin ke arah Jakarta Pusat mau lewat mana? Tidak ada jalan alternatifnya?" ujar Ferdinand seperti dilansir Jitunews dari akun Twitternya, Selasa (13/8).


Disentil Anies Baswedan, Pansus: Pak Gubernur Kan Bisa Terlihat Lebih Hebat Lagi

"Gub @aniesbaswedan jika modelnya begini, anda telah DZALIM KEPADA PEMBAYAR PAJAK KENDARAAN," lanjut @FerdinandHaean2.

Ferdinand menyebut Anies tidak bisa membuat kebijakan baru dan akhirnya memilih membatasi kehidupan warganya.

"Tak mampu kreatif menelurkan kebijakan, akhirnya Gubernur @DKIJakarta menempuh jalan pintas MEMBATASI KEHIDUPAN WARGANYA MENGGUNAKAN KENDARAAN YANG SUDAH BAYAR PAJAK PENUH UNTUK 1 TAHUN," ujarnya.

"Inikah cara membahagiakan warga? Membatasi Dengan Ganjil Genap? PEMALAS. @aniesbaswedan," cuit @FerdinandHaean2.

Aturan Ganjil Genap Diprotes Warga karena Halangi ke RSCM, Begini Tanggapan Anies

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata