logo


Tanggapi Krisis di Jakarta, Ferdinand: Inikah Cara Membuat Bahagia Warganya?

Ferdinand menanggapi soal penurunan APBD-P 2019 dan krisis air di DKI Jakarta.

13 Agustus 2019 11:00 WIB

Ferdinand Hutahean
Ferdinand Hutahean Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menanggapi beberapa hal yang terjadi di DKI Jakarta.

Melalui akun Twitternya, Ferdinand menanggapi soal penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019 dan krisis air di DKI Jakarta.

Ferdinand mempertanyakan soal pendapatan yang berkurang. Menurutnya, BPK harus melakukan pemeriksaan dan jangan sampai dikorupsi.


Disentil Anies Baswedan, Pansus: Pak Gubernur Kan Bisa Terlihat Lebih Hebat Lagi

"Wkwkwkwk maju kotanya bahagia warganya, pendapatan menurun APBD-P turun 2,5 T. Kenapa pendapatan berkurang? Perlu diaudit tuntas, jgn2 mengalir sampai jauh. @bpkri harus turun periksa ini. Jangan sampai turun karena dikorupsi. @DKIJakarta," ujar Ferdinand seperti dilansir Jitunews dari akun Twitternya, Selasa (13/8).

Diketahui, Sekda DKI jakarta Saefullah menyatakan bahwa APBD-P 2019 mengalami penurunan sekitar Rp1,5 triliun. Saefullah menjelaskan bahwa penurunan disebabkan tidak tercapainya beberapa target pendapatan daerah di 2018.

"Diusulkan akan ada pengurangan Rp 2,5 triliun," kata Saefullah di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (12/8).

Ditanya Jadi Oposisi atau Gabung Jokowi, Ini Jawaban Demokrat

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata