logo


Aturan Ganjil Genap Diprotes Warga karena Halangi ke RSCM, Begini Tanggapan Anies

Ganjil genap diprotes warga kerena menghalangi akses ke rumah sakit (RSCM). Bagaimana Anies Baswedan menyikapinya?

12 Agustus 2019 14:11 WIB

Anies Baswedan
Anies Baswedan

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Saat diadakan sosialisasi di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, masih banyak masyarakat yang memprotes aturan ganjil genap. Masalah akses menuju rumah sakit menjadi alasan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut perluasan ganjil genap baru uji coba sehingga Pemprov bakal menampung aspirasi warga.

"Tentu sekarang masa uji coba. Pada masa uji coba lah menjaring semua potensi masalah yang bisa dibuatkan solusinya, karena masa uji coba," ujar Anies kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Senin (12/8).

Anies menegaskan akan memperhatikan setiap tanggapan dari masyarakat. Setelah itu, akan dibuat kebijakan secara hukum.


Wacana soal Sulteng Jadi Pusat Industri Mobil Listrik

"Bahkan, Pergub-nya pun belum dikeluarkan. Karena memang sedang masa uji coba. Jadi, terima kasih, feedback dari masyarakat membantu kita untuk bisa membuat implementasi-nya," sambungnya.

Anies menyampaikan, ganjil genap bisa menekan polusi udara. Selain itu, ganjil genap tidak menghalangi kebutuhan dasar dari masyarakat.

"Di satu sisi mengendalikan jumlah kendaraan yang efek pada pengendalian kualitas udara, karena pengurangan emisi. Di sisi lain, kebutuhan-kebutuhan mendasar dari masyarakat, misalkan pelayanan RS dan lain-lain itu bisa dikendalikan," ujar dia.

Pasha 'Ungu' Siap Tanding di Pilgub Sulteng 2020

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu