logo


Disebut Politisi Kampungan oleh NasDem, Gerindra: Itu Tidak Memalukan

Andre menyampaikan permintaan maaf terkait 'kebakaran brewok' yang diprotes Partai NasDem

11 Agustus 2019 14:43 WIB

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus Partai Gerindra, Andre Rosiade, diimbau rekan separtainya, Habiburokhman, untuk menyampaikan permintaan maaf terkait 'kebakaran brewok' yang diprotes Partai NasDem.

"Saya mengucapkan terima kasih atas masukan dari abang saya, Habiburokhman. Sebagai politisi muda, selama kampanye dari tahun lalu sampai sekarang saya mungkin ada melukai perasaan orang, saya minta maaf sesuai masukan abang saya, Habiburokhman," kata Andre seperti diwartakan Detikcom, Minggu (11/8).

Ia kemudian menjelaskan soal diksi 'kebakaran brewok'. Menurutnya, istilah tersebut dipakai karena kebakaran jenggot sudah terlalu umum. Andre meminta maaf kepada pihak yang tersinggung.


Anies Baru Sadar Sudah Setahun Dirinya 'Menjomblo'

"Kalau istilah kebakaran jenggot kan sudah umum, supaya lebih keren saya bilang istilah kebakaran brewok. Tapi kalau ada yang tersinggung, saya minta maaf. Sebagai anak muda saya minta maaf," katanya.

Ia lalu menanggapi Ketua DPP NasDem, Irma Suryani Chaniago, yang protes istilah 'kebarakan brewok'. Irma menyebut dirinya politisi kampungan.

"Tapi memang saya, ada yang bilang saya orang kampung, ya saya akui saya orang kampung. Saya lahir di kampung, besar di kampung, terus sekolah di kampung, tamat SMA saya baru merantau ke kota, Jakarta. Jadi memang lahir dan besar di kampung di Padang, Sumatera Barat," ucapnya.

Protes soal 'Kebakaran Brewok' yang Diucap Gerindra, NasDem: Macam Politisi Kampungan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata