logo


Prabowo Disebut Tawarkan Konsep Koalisi, Gerindra Malah Bilang Begini

Sebelumnya, Prabowo disebut tawarkan konsep untuk koalisi Jokowi-Ma'ruf.

10 Agustus 2019 12:11 WIB

Andre Rosiade
Andre Rosiade Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Andre Rosiade, membantah kabar kalau Ketua Umum Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menawarkan konsep-konsep agar bisa bergabung dalam koalisi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Dilansir dari Antaranews.com, menurut Andre, konsep yang ditawarkan oleh Prabowo sebatas untuk membantu membangun bangsa Indonesia

"Gerindra bukan menawarkan konsep dalam koalisi. Prabowo ditanya masukannya seperti apa agar bangsa ini, kemudian beliau menyampaikan konsep kedaulatan pangan, kedaulatan energi, dan juga pengelolaan BUMN," ujar Andre di Jakarta, Sabtu (10/8).


Bahas Masa Depan FPI, Maman Imanulhaq: Lebih Baik Jadi Parpol daripada Ditunggangi oleh...

Konsep kedaulatan pangan, kedaulatan energi, dan juga pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu disampaikan Prabowo saat bertemu Jokowi dan juga Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Megawati Soekarnoputri beberapa waktu yang lalu.

Dalam pertemuan itu, mantan Danjen Kopassus tersebut diminta pendapatnya dan juga masukan untuk perbaikan bangsa ke depan.

“Kami intinya ingin berkontribusi dalam pembangunan bangsa Indonesia. Kontribusi itu bisa kami berikan saat di dalam atau pun di luar pemerintahan,” ujar Andre lagi.

Ia pun menambahkan bahwa jika konsep-konsep Partai Gerindra itu bisa diadopsi dan juga digunakan bersama-sama oleh pemerintah Jokowi-Ma’ruf, maka partainya bersedia untuk masuk ke dalam pemerintahan.

Namun, jika konsep itu dianggap tak bisa membantu pemerintahan Jokowi-Ma’ruf selama lima tahun ke depan, maka Partai Gerindra akan berada di luar pemerintahan.

"Gerindra yang penting ingin agar pemerintah ke depan menjadi pemerintah yang kuat. Lalu, kalau Gerindra di dalam pemerintahan, kita akan membantu, kalau kita di luar akan menjadi mitra yang baik dan konstruktif," ujar Andre lagi.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya telah mengakui bahwa partainya itu telah memberikan konsep program kerja sama kepada PDI-Perjuangan. Berbeda dengan pernyataan Andre.

Dinilai Memberatkan, PDIP Sepakat untuk Pisah Pileg dan Pilpres 2024

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu