logo


Usai Idul Adha, Sejumlah Tokoh Akan Pulangkan Habib Rizieq, Salah Satunya adalah....

"Para aktivis, tokoh dan ulama setelah lebaran ini jemput Habib Rizieq"

9 Agustus 2019 06:16 WIB

Habib Rizieq
Habib Rizieq Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Husein Shihab (HRS) bakal dijemput pulang ke Indonesia.

Pemulangan HRS ke Indonesia dipelopori oleh sejumlah tokoh ahli hukum dan politisi. Mereka adalah Koordinator Forum Rakyat Lieus Sungkharisma, Politisi Senior Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban, Advokat yang juga Politisi PBB Ahmad Yani, Mantan Komisioner Komnas HAM Hafidz Abbas, Eks Aktivis 98 Sangab Surbakti dan Pengacara Habib Rizieq, Damai Hari Lubis.

Baca Juga: Soal Aparatur Negara Bisa Kerja dari Rumah, Jawaban PNS, "Gak Setuju, di Kantor Aja Gak Beres"


Hadir di Pemakaman Mbah Moen, Habib Rizeq Malah Salah Makam

Ahmad Yani mengatakan HRS akan dijemput pasca perayaan Idul Adha 2019. Alasan HRS dijemput karena yang bersangkutan sudah tidak memiliki persoalan hukum.

“Kita habis lebaran haji bergerak, kita jemput saja. Para aktivis, tokoh dan ulama setelah lebaran ini jemput Habib Rizieq. Pemerintah sendiri sudah mengatakan sudah tidak masalah, jadi kita jemput,” ujar Yani di Kawasan Cikini, Jakarta, Jumat, Kamis (8/8).

Ahmad Yani menilai karena kepulangan HRS adalah wujud dari rekonsiliasi pasca Pilpres 2019.  Dia berharap pemerintah tidak menghambat penjemputan tokoh sentral aksi 212 tersebut.

Istrinya Diusulkan Maju Pilwakot Tangsel, Sandi: Saya Tanya Beliau, Beliau Senyum-senyum Terus

“Jadi menurut saya salah satu bentuk wujud dari rekonsiliasi ini, maka kita minta kepada pemerintah gak usah kita difasilitasilah, kita mampu untuk memfasilitasi,” tuturnya.

“Tapi kita minta jangan dihambat. Hari Minggu nanti ada lebaran haji, jadi mungkin prosesnya susah. Tapi beberapa hari setelah beberapa hari setelah lebaran haji, kita jemput Habib Rizieq pulang. Saya kira itu usul yang konkret,” pungkasnya.

Rizieq Shihab Tak Kunjung Pulang, MS Kaban: Orang Tuanya...

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata