logo


Serukan NKRI Syariah, PKB ke Itjima Ulama, "Anda Mau Buat Bersyariah, Silakan ke Negara Lain"

"Kalau Anda mau buat bersyariah bersyariah itu silakan ke negara lain, bukan di sini"

8 Agustus 2019 07:23 WIB

Abdul Kadir Karding.
Abdul Kadir Karding. mpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding menanggapi putusan Ijtima Ulama ke-IV yang menyerukan NKRI bersyariah.

Ia meminta pihak yang menyerukan tersebut untuk angkat kaki dari Indonesia. Menurutnya, NKRI dan Pancasila adalah harga mati sehingga tidak perlu embel-embel syariah di belakangnya.

Baca Juga: FPI Doakan Moeldoko Dapat Hidayah, Netizen Bilang, "Hidayahnya FPI Dibubarkan"


Usulan NKRI Syariah Ditolak, Ijtimak Ulama: Kok Tiba-tiba Kebakaran Jenggot?

Sindir Moeldoko, Novel Bamukmin Bilang, "Gagal Paham yang Akut"

"Apapun namanya Pancasila bersyariah, NKRI bersyariah, jangan buat di negara ini, silakan keluar sana, Anda tidak layak hidup di sini," tegas Karding di Kawasan Menteng, Jakarta (7/8).

Oleh karena itu, ia mempersilakan kelompok Itjima Ulama untuk menerapkan ideologi mereka di negara lain dan jangan di Indonesia.

"Enggak ada kompromi urusan ideologi dibungkus-bungkus syariah lah apalah. Pancasila ya Pancasila, seperti yang dibuat oleh Bung Karno dan kawan-kawan the founding fathers," imbuhnya.

Kritisi Pendidikan Plt Dirut PLN dan Menteri Jonan, Politisi Gerindra: Ini Juga Salah Presiden

"NKRI ya NKRI, nggak ada yang bersyariah, bersyariah apa maksudnya. Kalau Anda mau buat bersyariah bersyariah itu silakan ke negara lain, bukan di sini, ini harga mati bagi kita," tandasnya.

Itjimak Ulama Tolak Pemerintahan Terpilih, Mantan Ketua MK: Tidak Usah Diambil Hati

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata