logo


Galih Ginanjar dan Pablo Benua Dipindah ke Sel Tikus, Farhat Marahin Petugas

Galih dan Pablo harus dijebloskan ke dalam sel tikus selama satu pekan karena keduanya kedapatan membawa ponsel ke dalam rutan.

7 Agustus 2019 11:19 WIB

Farhat Abbas, Pablo Benua dan Rey Utami di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya
Farhat Abbas, Pablo Benua dan Rey Utami di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tersangka kasus pencemaran nama baik melalui media elektronik terhadap Fairus A Rafiq, Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua harus merasakan tak nyamannya mendekam dalam sel isolasi atau kerap disebut sebagai sel tikus.

Sel tikus merupakan ruang tahanan yang biasanya digunakan untuk memberi sanksi warga rutan yang melakukan pelanggaran berat seperti membawa ponsel, berkelahi, memeras tahanan lain, dan untuk keperluan tertentu dalam proses penyidikan kasus.

Dalam hal ini, Galih dan Pablo harus dijebloskan ke dalam sel tikus selama satu pekan karena keduanya kedapatan membawa ponsel ke dalam rutan.


Soal Drg. Romi, Kepala Staf Kepresidenan Segera Cari Solusi dengan Kemenpan RB

Masa hukuman Galih Ginanjar kemudian ditambah setelah petugas memergokinya tengah membuat video permintaan maaf untuk Fairuz di area rutan dengan ponsel yang diselundupkan kuasa hukumnya, Farhat Abbas.

Terkait hal itu, Farhat berdalih dirinnya sudah meminta izin kepada petugas untuk merekam permintaan maaf Galih. Meski sempat tidak diizinkan, Farhat mengaku akhirnya mendapat lampu hijau.

"Saya sudah minta izin sama petugas kok, memang awalnya tidak diizinkan. Apa salahnya, itu kan video permintaan maaf, bukan yang aneh-aneh," ujar Farhat.

Mantan suami Nia Daniati ini menegaskan bahwa niat dirinya mengambil video dengan tujuan baik, yakni untuk memediasi Galih dengan Fairuz A Rafiq supaya kasus ikan asin diselesaikan lewat jalur damai.

"Enggak ada niat mempermalukan. Video positif dan bagian dari mediasi aja," jelas dia.

Karena itu, Farhat sempat protes kepada petugas saat mengetahui Galih dan Pablo mendapat hukuman masuk ke sel tikus.

"Besoknya setelah tahu Galih dan Pablo masuk sel tikus gue sempat protes dan tegur petugas di sana. Kalian dzalim ya, orang mereka bikin video positif dan bagian dari mediasi aja kalian hukum ke sel sempit, gelap," cetus Farhat dikutip dari JPNN, Rabu (8/7).

Terciduk KPK, Direktur Angkasa Pura II Langsung Dipecat

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu