logo


Kemenkop dan UKM Dorong Perkembangan Koperasi di Sukabumi

Berikut ulasannya

6 Agustus 2019 21:39 WIB

Sekretaris Kemenkop dan UKM, Prof Rully Indrawan
Sekretaris Kemenkop dan UKM, Prof Rully Indrawan Doc Jitunews

SUKABUMI, JITUNEWS.COM - Kementerian Koperasi dan UKM mendorong koperasi di daerah Sukabumi, Jawa Barat untuk tumbuh berkembang, sehingga menjadi koperasi yang kuat dan memiliki daya pikat masyarakat. Hal itu sebagai langkah antisipasi agar masyarakat tidak terjebak dalam mata rantai tengkulak (rentenir).

“Saya kira itu harus dilawan (renternir) secara sistematis, karena masalahnya masyarakat tidak punya pilihan. Maka koperasi harus tampil sebagai lembaga yang memiliki daya tarik dengan tingkat suku bunga yang terjangkau,” ujar Sekretaris Kemenkop dan UKM, Prof Rully Indrawan di sela-sela Peringatan Harkopnas ke-72 di Kabupaten Sukabumi, Selasa (6/8/2019).

Menurutnya salah satu upaya yang dilakukan Kemenkop dan UKM agar mendorong koperasi menjadi lembaga yang kuat, yakni dengan memberikan perkuatan modal.


Kemenkop UKM: Koperasi yang Sudah Tidak Aktif Akan Segera Dibekukan Badan Hukumnya

Rully menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi koperasi asal Sukabumi untuk mendapat dukungaan pinjaman dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM.

“Saya kira ini nanti saya akan bantu mediasi dengan LPDB agar koperasi di Sukabumi punya modal dengan biaya dana yang lebih murah, sehingga bisa bersaing dengan para rentenir itu,” ujar Rully.

Dalam hal ini, Rully mengatakan momentum peringatan Harkopnas ini dapat memotivasi para pelaku koperasi dan UKM setempat supaya berbenah diri searah dengan program reformasi total koperasi.

Pihaknya memberi ruang bagi KUMKM untuk tumbuh berkembang, bukan hanya dari sisi dukungan perkuatan modal, tetapi juga dalam bentuk pelatihan dan fasilitasi promosi.

“Masyarakat Sukabumi diharapkan termotivasi menjadi pelaku usaha yang kuat, kreatif, dan diikat oleh lembaga koperasi supaya semua urusan menjadi mudah dan usaha-usaha anggota terbantu,” katanya.

“Sukabumi itu Allah berikan kelebihan sangat dekat dengan pusat pertumbuhan Jakarta maupun Bandung. Jadi saatnya masyarakat termotivasi untuk bisa memanfaatkan potensi peluang ini, alamnya kaya raya, budayanya yang bagus. Semoga Sukabumi ke depan bisa mengembangkan jiwa-jiwa entrepreneur yang nanti dibalut oleh kelembagaan koperasi,” pungkas Rully.

Dengan S-PIRT, Kemenkop Dorong Standarisasi Produk UKM

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Raka Kisdiyatma