logo


Museum Zoologi Bogor, Rekomendasi untuk Mengintip Koleksi Satwa Langka

Dibangun pada masa pemerintahan hindia belanda di tahun 1894

6 Agustus 2019 11:51 WIB

ilustrasi
ilustrasi
dibaca 221 x

Merupakan salah satu museum yang punya informasi tentang dunia fauna yang ada di Indonesia serta dunia. Wisata ini juga mengedukasi para wisatawan lokal maupun mancanegara terkait dengan dengan dunia fauna tentunya. Museum tersebut bisa menjadi tempat belajar yang tepat bagi anak-anak maupun orang dewasa.

Dibangun pada masa pemerintahan hindia belanda di tahun 1894 sehingga masih memiliki model klasik dengan arsitektur kolonial yang kental pada bangunannya. Bernama Landbouw Zoologish Laboratorium pada saat dibangun pertama kalinya. Kesan kuno dan klasik menjadikan tampilan tempat ini punya gaya yang khas.

Museum Satwa Lengkap Zoologi Bogor memiliki beragam benda-benda bersejarah seperti hewan purba, selain itu juga ada banyak satwa yang sudah dibekukan seperti buaya langka, gajah langka dan lain lain.


Dusun Bambu Lembang, Rekomendasi spot wisata di Bandung

ilustrasi

Kabarnya museum tersebut sudah punya jutaan spesies yang terdiri 20 ribu jenis fauna yang langka, mulai dari burung, mamalia, reptile, ikan, dan amfibi bisa Anda temukan di sini. Selain itu, Anda bisa mengamati krustasea, serangga, moluska, serta hewan atropoda yang lain secara lengkap.

Anda juga bisa melihat koleksi paus biru serta berbagai koleksi lain dari pusat penelitian biologi LIPI. Koleksi tersebut diletakkan pada gedung Widyasatwaloka, Cibinong Science, Bogor. Namun gedung tersebut tak dibuka untuk umum. Hanya sekali dalam setahun saja, padahal tempat ini sangat berhubungan erat dengan museum. Anda bisa melihat banyak koleksi lain di museum ini.

ilustrasi

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Museum Zoologi Bogor

Jika anda ingin berkunjung ke tempat wisata ini, maka harus membayar tiket masuknya. Tiket masuk museum ini sudah dijadikan satu dengan tiket masuk kebun raya Bogor, sehingga dengan satu tiket, Anda juga dapat mengunjungi museum dan kebun raya.

Harga tiket masuk untuk wisatawan lokal yakni Rp14.000, untuk wisatawan asing sebesar Rp25.000. Untuk kendaraaan keliling roda empat bisa Anda coba dengan harga Rp30.000, parkir kendaraan roda dua sebesar Rp5.000, dan tiket untuk sepeda keliling sebesar Rp5.000. Tiket tersebut sudah termasuk dengan asuransi Jasa Raharja pemerintah kota setempat.

ilustrasi

Museum ini buka setiap hari, pada hari Senin sampai Kamis, mulai jam 07.30 hingga 16.00 WIB, hari jumat mulai jam 07.30 hingga 16.30, sedangkan untuk hari libur mulai jam 08.00 hingga 17.00 WIB. Anda bisa berkunjung sesuai dengan jam buka wisata ini.

Pada hari Senin sampai Sabtu, kendaraan roda empat bisa masuk ke area halaman museum, sedangkan sepeda dan motor tidak diperbolehkan masuk. Namun, saat hari Minggu hanya sepeda yang diperbolehkan masuk ke tempat wisata tersebut.

Lokasi Museum Zoologi Bogor

Jika Anda ingin pergi ke tempat wisata ini, maka ketahui lokasinya terlebih dahulu. Berada di Jalan Ir. H. Djuanda, No.9, Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor. Anda bisa menggunakan aplikasi Google Maps pada ponsel, Bila Anda masih kesulitan menemukan tempat ini. Anda bisa berkunjung menggunakan berbagai transportasi, baik itu dengan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum

Untuk menuju tempat ini bisa melalui beberapa pintu, salah satunya yakni pintu 1 Kebun Raya Bogor. Pintu tersebut biasanya digunakan untuk para pengunjung yang ada di kebun raya tersebut serta menggunakan kendaraan, sedangkan bagi para pengunjung yang jalan kaki terdapat pintu masuknya sendiri. Ketika berada di pintu tersebut, pengunjung dapat membeli tiket masuk kebun raya serta museum sekaligus.

Bagaimana pendapatmu? Tertarik untuk berkunjung? Jadikan Museum Zoologi Bogor sebagai tujuan berliburmu selanjutnya.

Ditulis oleh: Rizky Pratama

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Wisata Surga Bawah Laut Raja Ampat

Halaman: 
Admin : Vicky Anggriawan