logo


Eks HTI Sebut Mandeknya Izin FPI Terkait Islamophobia

Menurut Ismail, pemerintah hanya mencari cara untuk menyingkirkan FPI

6 Agustus 2019 10:22 WIB

Juru bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto.
Juru bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto. Jitunews/Latiko Aldilla DIrga

BOGOR, JITUNEWS.COM - Front Pembela Islam (FPI) tidak mendapatkan perpanjangan surat keterangan terdaftar (SKT) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Mantan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto membela FPI dan menuding pemerintah memiliki fobia Islam.

"Di sini kan ideologi, sebutlah ideologi islamophobia, yang memandang Islam, dalam hal ini Islam politik, Islam kaffah, itu di dalam kaca mata yang fobia," kata Ismail dalam forum Ijtimak Ulama IV di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Senin (5/8).


Habib Rizieq Akan Buka Ijtimak Ulama IV

"Karenanya kemudian semua hal yang berkaitan atau berbau Islam kaffah, apalagi khilafah, itu dianggap sebagai sesuatu yang harus dilenyapkan," lanjutnya.

Ajak Jokowi Duduk Bersama, FPI: Jangan Jadi Berita Hoaks dan Fitnah Berkepanjangan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata