logo


Pascagempa Banten, Pakar: Siklusnya Sudah 100 Tahun, Siklusnya Sudah Datang

Ini kata Jojo Rahardjo

5 Agustus 2019 03:45 WIB

Ilustrasi Gempa (sumber : pacitanku)
Ilustrasi Gempa (sumber : pacitanku)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gempa yang berkekuatan 6,4 SR mengguncang Banten dengan kedalaman 10 KM terasa hingga Jakarta hingga Bengkulu. Hal tersebut membuat pakar gempa Jojo Rahardjo angkat suara.

Jojo mengatakan gempa yang terjadi di Banten lalu, merupakan peringatan keras dari alam sesuai dengan pengamatan ahli geologi dalam empat tahun terakhir.

Baca Juga: Diejek dan Diremehkan Sok Jago, Risma Bilang, "Biar Nanti yang Bales Gusti Allah"


Ada Korban Meninggal di Gempa Banten, Pemerintah Beri Bantuan Rp15 Juta

Pascagempa Banten, Ulama Ini Minta Masyarakat Segera Taubat, Netizen: Tapi Ini Salah Ulama

"Gempa kemarin itu mengingatkan ada ancaman potensi gempa besar atau megathrust Selat Sunda ini," ujar Jojo yang telah diwartakan Liputan6.com (3/8).

Bahkan, ia menyampaikan saat ini telah tiba waktunya siklus gempa 100 tahunan megathrust terjadi. Di mana gempa ini berasal dari zona tumbukan lempeng Indo-Australia dan Eurasia.

"Ini karena siklusnya sudah datang, yang di Sunda kan juga karena siklusnya sudah 100 tahun (setelah sebelumnya mengguncang sekuat magnitudo 8 pada 1908)," sambungnya.

Tersindir Pernyataan Anies Soal Sampah DKI, Djarot Klarifikasi, "Pak Jokowi Waktu Itu..."

Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa datangnya gempa tidak dapat diprediksi dengan cara apapun. Semua hanya bisa diperkirakan melalui perhitungan siklus dan bagaimana kesiapan suatu wilayah menghadapinya.

Pascagempa Banten, Ulama Ini Minta Masyarakat Segera Taubat, Netizen: Tapi Ini Salah Ulama

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata